133 Anak Solo Jadi Korban Kekerasan, Pemkot Gencarkan Kanal Aduan

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 25 Februari 2024
133 Anak Solo Jadi Korban Kekerasan, Pemkot Gencarkan Kanal Aduan

Anak-anak bermain di Taman Cerdas yang disediakan Pemkot Solo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Solo mencatat sebanyak 133 anak di Kota Solo menjadi korban kekerasan sepanjang 2024. Jumlah tersebut naik dibandingkan 2022 sebanyak 104 anak.

Kepala DP3AP2KB Solo, Purwanti, mengatakan jumlah kasus kekerasan pada anak di Solo terjadi peningkatan pada 2023 lalu. Pada tahun lalu jumlah kasus kekerasan anak sebanyak 133 anak. “Kami bandingkan 2022, jumlah kasus kekerasan anak sebanyak 104 anak,” ujarnya, Sabtu (24/2).

Baca Juga:

Satgas Anti-Bullying untuk Mencegah Perundungan di Lingkungan Sekolah

Purwanti menjelaskan para korban kasus kekerasan anak dan perempuan telah mendapat penanganan rehabilitasi hingga advokasi dalam proses hukum yang berjalan. Namun, diakuinya, dari kasus yang terjadi tahun-tahun sebelumya belum tuntas ditangani dan masih ada yang berjalan sampai saat ini

“Kekerasan pada perempuan dan anak ini kasus-kasus yang tidak mudah ditangani karena mayoritas korban tidak berani melaporkan. Kami butuh pendekatan khusus,” imbuh pejabat Pemkot Solo itu.

Baca Juga:

Mengapa Perundungan Berulang Terus?

Untuk itu, Purwanti menegaskan penting digencar sosialisasi kanal aduan bagi korban kekerasan. Menurut dia, sosialisasi soal kanal aduan pada masyarakat sangat dibutuhkan agar para korban berani melaporkan dan tahu bagaimana cara melaporkannya.

“Kami terus menyosialisasikan berbagai pelayanan terkait dan kanal-kanal aduan yang bisa diakses masyarakat dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar,” ungkap dia

Baca Juga:

Perundungan Tanda Anak Kurang Perhatian

Lebih jauh, Pemkot Solo juga berharap dengan sosialisasi itu masyarakat makin terdorong untuk melaporkan kejadian kekerasan yang mereka alami. Tujuannya untuk memberikan perlindungan yang baik pada korban dan memberikan efek jera pada pelaku tindak kekerasan pada anak dan perempuan.

“Upaya pencegahan juga terus kita lakukan untuk menekan angka kasusnya,” tandas Purwanti. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Perundungan Anak Bukan Candaan

#Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan