13 Kabupaten di Kalimantan Selatan Berpotensi Dilanda Banjir

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 15 Januari 2021
13 Kabupaten di Kalimantan Selatan Berpotensi Dilanda Banjir

Anggota Satlantas Polres Tanah Laut melakukan evakuasi terhadap seorang bayi di lokasi banjir Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati. (ANTARA/Polrestala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pusat Pengendalian Operasi BNPB mendapatkan informasi banjir melanda beberapa kawasan di Provinsi Kalimantan Selatan. Sejumlah laporan kejadian banjir terjadi di Kabupaten Tapin, Kota Banjarbaru, Balangan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Petugas masih melakukan identifikasi dampak banjir. Di samping itu, petugas masih mendata dampak lain, seperti korban yang mengungsi maupun rumah tergenang. Saat banjir terjadi, tinggi muka air beragam dari 50 hingga 150 cm.

Baca Juga:

DKI Benahi Sistem Peringatan Dini Bencana Banjir

Melihat analisis InaRISK, sebanyak 13 kabupaten memiliki potensi bahaya banjir dengan intensitas sedang hingga tinggi. Empat kabupaten yang saat ini dilanda banjir termasuk dari ketiga belas kabupaten dengan potensi bahaya banjir dengan kategori tersebut.

Dari analisis prakiraan cuaca BMKG terhadap wilayah yang berpotensi banjir pada Januari 2021, kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Selatan antara lain Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kotabaru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut dan Tapin. Wilayah-wilayah ini berpotensi banjir dengan kategori menengah.

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, khususnya di tengah puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2021.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mencatat sebanyak 5.753 rumah dan 19.871 jiwa terdampak banjir, yang telah berlangsung sejak satu pekan terakhir.

Banjir yang melanda Kalimantan Selatan. (Foto: BNPB)
Banjir yang melanda Kalimantan Selatan. (Foto: BNPB)

Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi di Pelaihari menegaskan, dalam dua hari terakhir ini kondisi banjir semakin parah dengan ketinggian air terus bertambah.

"Tim SAR gabungan bersama relawan pun terus melakukan evakuasi penyelamatan warga yang rumahnya terendam dengan ketinggian bervariasi hingga satu meter lebih," katanya.

Selain rumah penduduk, satu jembatan penghubung Kota Pelaihari dan Pabahanan terputus lantaran tergerus banjir dan jalan pun ditutup. Sejak Rabu kemarin, Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati yang merupakan titik perbatasan Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru juga tertutup akses jalan akibat debit air yang terus meninggi.

"Kami imbau agar warga yang rumahnya terdampak banjir mengikuti anjuran petugas dan relawan untuk mengungsi. Banjir belum ada tanda-tanda surut lantaran hujan yang masih terjadi," kata Cuncun.

Baca Juga:

Kota-Kota Dunia yang Berhasil Melawan Banjir

#Kalsel #Banjir
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Bagikan