K-Pop

11 Tahun Bungkam, T.O.P Akhirnya Buka Suara Menjawab Kontroversi Peran 'Squid Game 2’

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 16 Januari 2025
11 Tahun Bungkam, T.O.P Akhirnya Buka Suara Menjawab Kontroversi Peran 'Squid Game 2’

T.O.P buka suara atas kontroversi yang mengitari dirinya.(foto: Dok Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - T.O.P akhirnya membuka diri kepada publik. Setelah 11 tahun bungkam dan menjauh dari sorotan media, mantan member BIGBANG ini setuju untuk duduk dalam sebuah wawancara dengan media. Ia membuka proses casting-nya untuk Squid Game 2 dan bagaimana ia menghadapi peran sebagai Thanos.

Dengan rambut ungu berdiri, pelafalan tak jelas menyerupai gerutuan, dan gaya ala pemadat, idol yang beralih jadi aktor ini menghidupkan karakter Thanos di Squid Game 2. Bagi aktor lain, peran penjahat itu mungkin terlihat biasa saja. Namun, bagi T.O.P, memerankan Thanos di Squid Game 2 menyentuh sisi personalnya.

Penyanyi sekaligus rapper bernama asli Choi Seung-hyun ini telah menjadi sorotan karena berbagai kontroversi sepanjang kariernya. Dari kasus penggunaan narkoba saat menjalani wajib militer, kepergiannya dari BIGBANG, hingga kritik terhadap kemampuan aktingnya dalam Squid Game 2. T.O.P berperan sebagai Thanos, seorang rapper yang kehidupannya hancur akibat ketergantungan narkoba dan investasi kripto yang gagal, hingga membuatnya terjerat dalam utang.

“Tawaran untuk memerankan Thanos merupakan sebuah tantangan besar. Karakter ini mencerminkan masa laluku. Hal-hal yang lebih baik aku sembunyikan. Rasa takut akan terjebak dalam satu peran membuatku ragu. Namun, sepertinya takdir membawaku ke sini,” ungkapnya dalam wawancara dengan The Korea Times, Rabu (15/1).

Baca juga:

Pertama Kali dalam 1 Dekade T.O.P Siap Berbicara kepada Publik, Jadwalkan Wawancara Khusus Bahas Kontroversi ‘Squid Game 2’



T.O.P merujuk pada masa lalunya yang pernah dipenjara pada 2017 karena kasus narkoba. Akibat kasus itu, pemilihannya sebagai pemeran di Squid Game 2 menimbulkan kontroversi. Sebagai akibatnya, ia dikecualikan dari rangkaian promosi serial hit Netflix itu. T.O.P memilih untuk tetap diam hingga akhirnya ia memberikan kemepatan wawancara dengan media. Ini menjadi kesempatan pertamanya untuk berbicara secara terbuka setelah terakhir kali tampil dalam promosi film Tazza: The Hidden Card pada 2014.

“Selama hampir 10 tahun, aku merasa tidak ada yang melihatku. Namun, sutradara Hwang Dong-hyuk yang pertama kali menghubungiku. Kepercayaan dan keyakinan yang ia miliki memberiku keberanian untuk menerima peran ini. Sebagai seorang aktor, ini menjadi kewajibanku untuk membalas kepercayaan tersebut. Berhasil dalam penampilan itu merupakan tantangan baru dalam hidupku,” imbuhnya.

Kepercayaan Hwang Dong-hyuk ia balas dengan persiapan matang. T.O.P melakukan riset mendalam tentang karakter Thanos yang dikisahkan sangat bergantung pada narkoba. “Narkoba yang digunakan Thanos dalam serial ini sangat kuat, jadi aku melakukan penelitian tentang dampak dari zat-zat tersebut saat mengembangkan karakter ini,” jelasnya.

Dalam risetnya, T.O.P menemukan individu yang bergantung pada narkoba keras sering mengalami kerusakan gigi yang signifikan serta kecemasan hebat dan gejala mirip ADHD ketika tidak berada di bawah pengaruh zat tersebut. Ia mengatakan mencoba berakting berbeda antara adegan ketika Thanos belum menggunakan narkoba dan saat dia telah menggunakannya. Ia menambahkan detail fisik dalam penampilannya, menggambarkan Thanos dengan gigi yang rusak dan ritme bicara yang berbeda dari biasanya.

“Di hip-hop Amerika Selatan, ada gaya rap yang disebut 'mumble rap’, yang sering dikaitkan dengan para rapper pengguna stimulan kuat. Aku mencoba mengalirkan gaya itu dalam cara Thanos menyampaikan kata-katanya,” jelasnya.(dwi)

Baca juga:

Im Siwan Sebut Peran Thanos Memang Cocok buat T.O.P

#K-Pop #T.O.P Big Bang #Squid Game
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

ShowBiz
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Bersatu di 'ICONIC BY MISTAKE', Angkat Sisi Gelap Popularitas Digital
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE berkolaborasi di 'ICONIC BY MISTAKE'. Angkat fenomena viral akibat kritik dan peran algoritma media sosial di era digital.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
LE SSERAFIM, ILLIT, dan KATSEYE Bersatu di 'ICONIC BY MISTAKE', Angkat Sisi Gelap Popularitas Digital
ShowBiz
BTS Rilis Single Digital ‘Come Over’, Hidden Track yang Diproduseri Suga
Lagu itu akan tersedia di berbagai platform streaming sebagai bagian dari acara tahunan BTS Festa, yang digelar untuk merayakan hari debut grup tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
BTS Rilis Single Digital ‘Come Over’, Hidden Track yang Diproduseri Suga
ShowBiz
Makna Lagu 'Armageddon' aespa, Kisah Kebangkitan dan Perjuangan Menemukan Kekuatan Diri
'Armageddon' menjadi salah satu lagu utama dalam album perdana aespa. Di balik konsep futuristiknya, lagu ini menyimpan pesan tentang transformasi diri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Makna Lagu 'Armageddon' aespa, Kisah Kebangkitan dan Perjuangan Menemukan Kekuatan Diri
ShowBiz
BIGBANG Umumkan Tur Dunia Peringatan 20 Tahun, bakal Mampir ke Indonesia
Jadwal tur ini mencakup sejumlah venue paling ikonis di dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
BIGBANG Umumkan Tur Dunia Peringatan 20 Tahun, bakal Mampir ke Indonesia
ShowBiz
Krystal Comeback Lewat Single 'PWLT', Tampilkan Vokal Memukau dalam Nuansa Vintage
Krystal kembali ke dunia musik dengan merilis single PWLT pada Juni 2026. Lagu ini mengangkat tema patah hati dan upaya melindungi diri dari luka emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Krystal Comeback Lewat Single 'PWLT', Tampilkan Vokal Memukau dalam Nuansa Vintage
ShowBiz
8 Fakta 'Night Shift for Cuties', Terinspirasi NewJeans Sampai Punya Album Sendiri
'Night Shift for Cuties' mencuri perhatian lewat lagu-lagu di albumnya yang easy listening dan cheerful.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
8 Fakta 'Night Shift for Cuties', Terinspirasi NewJeans Sampai Punya Album Sendiri
ShowBiz
'IF I', Lagu Utama yang Menandai Comeback Terbaru TREASURE
TREASURE memperkenalkan mini album terbaru bertajuk NEW WAV yang menandai babak baru dalam perjalanan musik mereka.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
'IF I', Lagu Utama yang Menandai Comeback Terbaru TREASURE
ShowBiz
FIFTY FIFTY Rilis EP 'Imperfect-I’mperfect', Rayakan Ketidaksempurnaan dan Kejujuran Emosi
FIFTY FIFTY merilis EP terbaru 'Imperfect-I’mperfect'. Mini album ini mengangkat tema penerimaan diri, kejujuran emosi, dan evolusi musikal yang lebih matang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
FIFTY FIFTY Rilis EP 'Imperfect-I’mperfect', Rayakan Ketidaksempurnaan dan Kejujuran Emosi
ShowBiz
'Night Shift for Cuties' Hadirkan Kolaborasi Indonesia-Korea, dari Musik hingga Koreografi
Serial ini menggandeng Kenny Gabriel dan Monica Eva Sancti untuk penggarapan musik.
Dwi Astarini - Sabtu, 06 Juni 2026
'Night Shift for Cuties' Hadirkan Kolaborasi Indonesia-Korea, dari Musik hingga Koreografi
ShowBiz
Lagu 'Lemonade' aespa Viral di Media Sosial, Lirik dan Konsepnya Sukses Curi Perhatian
Lirik lagu 'Lemonade' milik aespa ramai dibahas penggemar K-Pop di media sosial. Sukses curi perhatian berkat warna musik dan atmosfer baru yang terasa segar.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Lagu 'Lemonade' aespa Viral di Media Sosial, Lirik dan Konsepnya Sukses Curi Perhatian
Bagikan