107 Rumah Rusak Dihantam Angin Puting Beliung
Ilustrasi. (ANTARA FOTO)
MerahPutih.com - Sebanyak 107 rumah di Desa Mekarjati, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, rusak diterjang angin puting beliung, namun tidak ada korban jiwa.
"Kebanyakan rumah rusak tertimpa pohon yang tumbang dan sekarang dari data yang kami terima ada 107 rumah yang rusak," kata Kasubag Humas Polres Indramayu AKP Heriyadi di Indramayu, Senin (13/11).
Heriyadi mengatakan, dari 107 rumah yang terkena puting beliung, sebanyak 22 rumah rusak berat, rusak sedang 35 rumah, dan rusak ringan 50 rumah.
Dia menyebutkan, kejadian itu pada Minggu (12/11) sekira pukul 16.00 WIB, di Blok Cipedang Bunder RT 20, 21, 23, 24, 25, 26, 27 RW 07, 08, 09 Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramyu.
Berdasarkan keterangan saksi, terjadi hujan deras disertai angin puting beliung yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa rumah-rumah warga dan menutupi akses jalan raya.
"Kejadian bencana ini tidak mengakibatkan korban jiwa, hanya kerugian materiil saja," katanya.
Heriyadi menambahkan bahwa personel Polsek Haurgeulis dan tim gabungan membantu merapikan puing-puing bangunan rumah.
"Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk membantu warga membersihkan puing-puung rumah yang rusak," katanya. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
Gubernur Pramono Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga Awal Februari 2026
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Hujan Lebat yang Bakal Mengguyur Jabodetabek Sepekan ke Depan
Jakarta Dilanda Hujan Buruk, Pekerja Diminta Work From Home
Redam Cuaca Buruk di Jabodetabek, Operasi Modifikasi Cuaca Digelar Hingga 27 Januari.
BMKG Peringatkan Hujan Deras Disertai Petir di Hampir Seluruh Wilayah Indonesia Beberapa Hari Mendatang
Hujan dan Angin Kencang, 6 Pohon Tumbang di 3 Wilayah DKI Jakarta
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Merata pada Sabtu (17/1)
Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta