MerahPutih.com - LaLiga menghadirkan sejumlah inovasi untuk musim 2026/27. Perubahan tersebut mencakup penggunaan teknologi baru dalam pertandingan, penyempurnaan regulasi, penguatan keberlanjutan finansial klub, hingga program sosial.
Musim baru LaLiga juga semakin menarik dengan kembalinya tiga klub bersejarah ke kasta tertinggi Spanyol, yakni Racing Santander, Deportivo La Coruna, dan Malaga.
Baca juga:
Prediksi Zona Degradasi La Liga: Sevilla Terancam Petaka, Bagaimana Nasib Deportivo La Coruña?
Selain itu, enam klub LaLiga musim ini diperkuat setidaknya satu pemain yang pernah menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia bersama Timnas Spanyol.
Berikut sederet inovasi yang akan mewarnai LaLiga 2026/27:

1. Kembalinya Tiga Klub Bersejarah
LaLiga 2026/27 akan diramaikan oleh kembalinya Racing Santander, Deportivo La Coruna, dan Malaga ke kompetisi kasta tertinggi Spanyol.
Kehadiran ketiga klub tersebut menambah warna persaingan musim baru sekaligus mempertemukan kembali sejumlah klub dengan sejarah panjang di sepak bola Spanyol.
2. Connected Ball Digunakan di Semua Pertandingan
LaLiga menjadi kompetisi sepak bola domestik profesional pertama di dunia yang menerapkan teknologi Connected Ball di seluruh pertandingan sepanjang musim 2026/27.
Teknologi yang dikembangkan bersama PUMA dan KINEXON tersebut mampu mendeteksi posisi bola secara akurat sekaligus mengidentifikasi momen ketika bola bersentuhan dengan pemain.
Baca juga:
Barcelona Diunggulkan Juara La Liga 2026/2027, Peluang Real Madrid Cuma 31 Persen
Data yang dihasilkan diharapkan membantu meningkatkan akurasi keputusan wasit serta menghadirkan informasi pertandingan yang lebih transparan.
3. RefCam Bawa Penonton Lebih Dekat
Teknologi RefCam juga akan hadir. Kamera tersebut akan digunakan dalam satu pertandingan pada setiap jornada.
Penonton nantinya dapat melihat pertandingan dari sudut pandang wasit, termasuk persiapan sebelum laga hingga interaksi dengan pemain saat proses undian koin.
Wasit juga akan menjalani wawancara sebelum dan sesudah pertandingan.
4. Grafis Augmented Reality Baru
LaLiga memperkenalkan tampilan grafis augmented reality (AR) yang lebih interaktif.
Grafis tersebut dapat menampilkan statistik pemain dan tim secara langsung, zona serangan, heat map, hingga berbagai metrik pertandingan lainnya.
Teknologi ini juga dapat disesuaikan dengan identitas visual dan bahasa masing-masing broadcaster.
5. Mini-Drone Hadir di Stadion
Baca juga:
Peta Persaingan Tiket Liga Champions La Liga: Siapa Penguasa Empat Besar Berikutnya?
LaLiga juga memperkenalkan penggunaan mini-drone untuk menghadirkan perspektif udara dari dalam stadion.
Teknologi ini akan digunakan terutama di stadion yang tidak memungkinkan pemasangan kamera udara konvensional. Rekaman dapat dimanfaatkan untuk pembukaan siaran maupun menangkap berbagai momen di sekitar pertandingan.
6. Regulasi Baru untuk Mempercepat Pertandingan
Sejumlah aturan baru diterapkan untuk mengurangi pemborosan waktu dan membuat pertandingan berjalan lebih efisien.
Perubahan tersebut mencakup batas waktu pergantian pemain, penanganan pemain cedera, serta beberapa situasi restart pertandingan.
Cakupan intervensi VAR juga diperluas dalam kondisi tertentu.
7. Economic Control Terus Dikembangkan
LaLiga juga melakukan penyempurnaan terhadap sistem Economic Control untuk memberikan fleksibilitas lebih besar kepada klub tanpa mengorbankan kesehatan finansial kompetisi.
Salah satu kebijakan baru memungkinkan klub memperpanjang kontrak satu pemain setiap musim meski tidak memiliki kapasitas Financial Fair Play yang mencukupi.
Selain itu, pemegang saham dapat memberikan kontribusi hingga 2 juta euro untuk investasi akademi sepak bola usia muda dan/atau sepak bola wanita tanpa dihitung sebagai pengeluaran dalam batas biaya skuad.
8. LaLiga Cities Network Diperluas
Program LaLiga Cities Network akan memperluas jangkauannya pada musim 2026/27.
Program ini memperkuat kolaborasi antara LaLiga, FEMP, pemerintah kota, dan klub melalui berbagai kegiatan pendidikan, workshop, serta kampanye sosial.
Fokus utamanya adalah memanfaatkan sepak bola untuk melawan berbagai bentuk kebencian, terutama rasisme dan bullying, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan inklusif.
9. Protokol Baru Lawan Diskriminasi dan Pelecehan
LaLiga juga memperkenalkan Protocol Guide baru untuk memperkuat pencegahan serta penanganan kasus diskriminasi, pelecehan, dan perilaku seksual yang tidak pantas di stadion.
Baca juga:
Kembali ke Real Madrid Setelah 13 Tahun, Jose Mourinho Ungkap Misi Barunya
Panduan ini memberikan kerangka kerja yang lebih seragam bagi klub, termasuk melalui penggunaan Purple Points dan Purple Rooms.
10. Komitmen Sosial Makin Diperkuat
Melalui Fundación LaLiga, program Futura Afición akan mendapatkan materi edukasi baru yang dikembangkan bersama AEPAE.
Materi tersebut ditujukan untuk membantu mencegah sekaligus menangani kasus bullying di kalangan anak-anak dan remaja.