1.138 Praja IPDN Dikerahkan Bersihkan Lumpur Banjir di Aceh Tamiang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
1.138 Praja IPDN Dikerahkan Bersihkan Lumpur Banjir di Aceh Tamiang

Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dikirim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Aceh Tamiang.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi daerah terdampak banjir di Aceh masih perlu penanganan lanjutan. Lumpur masih memenuhi dan menutupi jalan serta rumah warga.

Ribuan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dikirim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ke Aceh Tamiang.

Para praja ini diperintahkan membantu untuk membersihkan kantor-kantor dinas terdampak bencana banjir dan longsor, sehingga layanan publik bisa segerah pulih kembali.

Pada pemberangkatan kloter pertama, Sabtu (3/1), para taruna yang berangkat sebanyak 413 orang.

Baca juga:

BMKG Peringatkan Banjir Rob di Jakarta, Pasang Maksimum Dipicu Supermoon

Selanjutnya, kloter kedua dan ketiga akan berangkat pada Minggu (4/1) dan Senin (5/1). Keseluruhan total praja IPDN yang berangkat ke Aceh Tamiang yaitu 1.138 orang.

Momen keberangkatan itu turut diunggah Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto lewat akun Instagram resminya @bimaaryasugiarto.

Dalam video, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melepas keberangkatan para praja pada Sabtu. Ia sempat menyampaikan pidato di dalam pesawat sebelum lepas landas.

Misi kemanusiaan kita menolong saudara-saudara kita,” ujar Tito di hadapan para taruna.

Bima Arya ikut serta dalam keberangkatan itu. Saat tiba di Aceh Tamiang, Bima memberikan pengarahan kepada praja yang bertugas dan mengingatkan bahwa mereka berada di medan perjuangan.

Adik-adik praja, ini adalah medan perjuangan selama paling tidak satu bulan. Tugas kita di sini adalah membersihkan kantor-kantor dinas,” ucapnya.

Di lokasi, warga setempat pun menyambut kedatangan para praja IPDN dengan hangat. Mereka berharap kedatangan praja membantu pemulihan Aceh Tamiang.

Selamat datang, Om,” kata seorang warga.

Bantulah kami, Aceh Tamiang masih di mana-mana lumpur. Bantulah kami,” ujar warga lainnya.

Sebanyak 413 praja yang tiba lebih dulu kemudian diarahkan ke bangunan besar semi-terbuka, di dalamnya terdapat tandu-tandu lipat sebagai tempat tidur mereka.

Para praja berjalan di atas lumpur, di antaranya ada yang membawa bendera merah putih dan menancapkannya di lokasi sekitar bangunan.

Arahan Pak Mendagri Tito, praja akan bantu proses percepatan aktivivasi pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana. Terima kasih Lion Air Group untuk kolaborasinya,” ujar Bima. (Pon)

#Banjir Sumatra #IPDN #Banjir
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Waka Komisi IV DPR Pertanyakan Anggaran Bencana Sumatra Rp 60 T yang Mengendap di Kemenkeu
Kemenkeu diminta tidak jalan sendiri dalam penanganan pascabencana banjir di Sumatra dan tetap memperkuat koordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Waka Komisi IV DPR Pertanyakan Anggaran Bencana Sumatra Rp 60 T yang Mengendap di Kemenkeu
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Daerah Terdampak Bencana Sumatra Dapat Tambahan TKD
Tambahan dana tersebut terdiri atas Rp 1,65 triliun untuk Aceh; Rp 6,35 triliun untuk Sumatra Utara; dan Rp 2,63 triliun untuk Sumatra Barat.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Daerah Terdampak Bencana Sumatra Dapat Tambahan TKD
Indonesia
Dasco Sebut Induk Anggaran Rp 100 Triliun untuk Rekonstruksi Bencana Sumatra Sesuai Rencana
Rincian alokasi anggaran tiap tahunnya yakni Rp 38,9 triliun pada 2026, Rp 32,9 triliun pada 2027, dan Rp 28,2 triliun pada 2028.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Sebut Induk Anggaran Rp 100 Triliun untuk Rekonstruksi Bencana Sumatra Sesuai Rencana
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Bagikan