MerahPutih.com - Kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mencuat Kamis (15/10), hanya tiga hari setelah Mahanni Yulindha Pratiwi resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Klaten.
Perempuan yang akrab disapa Lindha Benny itu resmi menduduki jabatan orang nomor dua di Klaten setelah dilantik Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (12/10) awal pekan ini.
Baca juga:
2 Mobil KPK Sergap Rumah Dinas Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, OTT Baru?
Baru Senin Dilantik Gantikan Mendiang Suami
Lindha melanjutkan mengisi posisi Wabup Klaten untuk sisa masa jabatan 2025-2030, menggantikan suaminya Benny Indra Ardhianto yang meninggal dunia pada Februari 2026 silam. Dia terpilih melalui pemungutan suara di DPRD Kabupaten Klaten pada 26 Agustus 2026.
Almarhum Benny suami Lindha tercatat sebagai politikus Gerindra maju berduet dengan Hamenang dari PDIP saat Pilkada 2024 lalu. Mereka maju diusung koalisi besar PDIP, Gerindra, PKB, PAN, NasDem, PPP, Hanura, Gelora, dan Perindo. Pasangan itu menang dengan memperoleh 395.092 suara atau 52,63 persen dari total suara sah.
Wabup Klaten Kabur Ditanya Wartawan
Munculnya kabar dugaan OTT tiga hari setelah pelantikan Wabup baru Lindha Benny membuat perkembangan kepemimpinan di Klaten kini menjadi perhatian publik di tanah air. Wabub baru itu sendiri terekam berlari menghindar dari kejaran awak media saat dikonfirmasi awak media terkait kabar OTT duetnya di Pemkab Klaten.
Baca juga:
Bupati Klaten Hamenang Diciduk KPK, Wakilnya Kabur Dikejar Wartawan
Insiden panik itu terjadi di tengah agenda pendampingan kunjungan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) Ahmad Riza Patria dalam pemantauan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Jetis, Kecamatan Delanggu.
Di tengah berjalannya agenda peninjauan yang dimulai pukul 10.00 WIB, Wabup Linda Benny memilih berlari menghindar dari kejaran para juru warta bukannya menjawab pertanyaan konfirmasi terkait kabar OTT Bupati Hamenang.
Baca juga:
KPK Bukan Cuma Ciduk Bupati Klaten Hamenang, Mobil Pj Sekda Jaka Purwanto Ikut Terseret
Reaksi Prihatin Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
Terkait kabar dugaan OTT Bupati Hamenang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang melantik langsung Wabup lindha tiga hari lalu menyampaikan keprihatinannya.
Namun, dia meminta semua pihak menunggu konfirmasi resmi KPK sebelum mengambil kesimpulan mengenai dugaan operasi yang disebut melibatkan Hamenang.
Kalau itu benar, saya merasa prihatin,
kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, seusai menghadiri kegiatan di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga.
Baca juga:
Bupati Klaten Diduga Kena OTT KPK, Begini Kata Gubernur Jateng
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan rincian resmi terkait penahanan Bupati Klaten, ataupun detail dugaan tindak pidana korupsi yang sedang diusut lembaga antirasuah. Namun, Polres setempat telah membenarkan adanya operasi penindakan yang dilakukan KPK di wilayah Klaten
“Betul. Polresta Klaten membackup pelaksanaan tugas dari KPK di Klaten,” kata Kapolresta Klaten Kombes Ari Cahya Nugraha, saat dikonfirmasi media. (*)