Ini nih Arti CT Value dalam Tes PCR

Kamis, 15 Juli 2021 - Andreas Pranatalta

ISTILAH CT value atau cycle threshold value kian ramai diperbincangkan karena kerap dijadikan tolak ukur seseorang sudah sembuh dari COVID-19 atau belum. Sebagian orang mungkin masih belum paham dengan CT value PCR dan hanya percaya pada perkataan dokter. Lalu, apa sebenarnya CT value PCR?

Mengutip Alodokter, CT value adalah nilai yang muncul dalam proses pemeriksanaan Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang berfungsi membantu menentukan apakah seseorang positif atau negatif COVID-19. Selain itu, CT value juga membantu dokter untuk memprediksi kemungkinan jumlah COVID-19 di dalam tubuh, serta menentukan risiko pasien untuk mengalami komplikasi atau gejala berat COVID-19.

Seperti yang diketahui, tes PCR umumnya dianjurkan ketika pasien yang hasil swab antigennya positif atau memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi COVID-19. Nilai CT value juga dapat menjadi indikator untuk menentukan kemungkinan seberapa banyak jumlah virus yang terdapat di dalam pasien.

Baca juga:

Lonjakan Terus Terjadi, Jumlah Tes PCR di Indonesia Rendah

Yuk, Pahami Arti CT Value dalam Tes PCR
CT value pada tes PCR tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk mendiagnosis COVID-19. (Foto: Unsplash/Walter Otto)


CT value ini juga mengacu pada berapa kali siklus amplifikasi atau pengulangan pemeriksaan pada sampel sampai komponen COVID-19 dapat dideteksi oleh mesin pemeriksaan PCR.

Secara umum, proses amplifikasi pada pemeriksaan PCR akan terjadi berulang-ulang hingga mencapai siklus 40 sampai 45,tergantung laboratorium. Pada laboratorium yang menentapkan CT value 40, artinya mereka melakukan pengulangan amplifikasi untuk mendeteksi DNA atau RNA COVID-19 hingga 40 kali dalam tes PCR yang dilakukan.

Jika dalam 40 kali pengulangan pemeriksa berhasil mendeteksi COVID-19, maka tes PCR dinyatakan positif.

Hasil pemeriksaan PCR sebenarnya sudah cukup menegakkan diagnosis seseorang dikatakan positif atau negatif terinfeksi virus SARS-CoV-2. Namun, CT value PCR berperan penting karena membantu dokter untuk memprediksi seberapa banyak jumlah virus yang terdapat dalam tubuh pasien.

Baca juga:

Bio Farma Bakal Produksi 3 Juta Alat Tes PCR Setiap Bulan

Yuk, Pahami Arti CT Value dalam Tes PCR
Tes PCR sudah cukup menegakkan apakah seseorang positif atau negatif COVID-19. (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Semakin rendah nilai CT value atau di bawah 25 sampai 28, kemungkinan besar menandakan jumlah virus Corona semakin banyak di dalam tubuh. Jika CT value-nya tinggi atau di atas 30 sampai 35, menandakan bahwa jumlah virus mungkin lebih sedikit.

Namun, hingga kini belum ada riset yang dapat memastikan efektivitas atau tingkat akurasi nilai CT value PCR sebagai penentu jumlah virus Corona di dalam tubuh.


Nilai pada CT value juga membantu dokter untuk menentukan langkah penanganan dan perawatan pasien COVID-19, misalnya menyarankan pasien untuk isolasi mandiri atau ke rumah sakit.

Meski demikian, CT value pada tes PCR tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk mendiagnosis COVID-19. Perlu melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang, seperti tes darah atau foto rontgen dada. (and)

Baca juga:

Wisatawan yang Berlibur ke Bali Wajib Tes PCR

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan