Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Warga Kepulauan Seribu Minta Subsidi Transportasi ke Bang Doel

Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 26 Oktober 2024

MerahPutih.com - Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Rano Karno atau biasa disapa Bang Doel menyapa dan belanja masalah bersama warga di Pulau Bidadari dan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Sabtu (26/10).

Menurut Bang Doel banyak persoalan ke depan yang harus dibenahi, khususnya perihal meningkatkan kunjungan wisatawan pascacovid.

"Kalau Bidadari memang pulau pariwisata kan, di mana tidak ada masyarakat. Kalau di Untung Jawa ada masyarakat, tapi juga menjadi bagian wisata. Problematik Bidadari kemarin memang setelah pandemi, kunjungan menurun. Sehingga kita punya tugas untuk meningkatkan kunjungan," kata Bang Doel.

"Nah sementara kalau di Untung Jawa ini, kalau pariwisata sudah berjalan. Cuma memang masyarakatnya membutuhkan pendekatan-pendekatan khusus," ujarnya menambahkan.

Baca juga:

Pastikan Dukungan, Gus Nuril Titip Budaya Betawi ke Bang Doel

Selanjutnya mantan Gubernur Banten ini menerima aspirasi soal lapangan pekerjaan dari warga Pulau Untung Jawa.

"Misalnya tadi lapangan pekerjaan, mereka ingin ada keadilan. Anak-anak di Untung Jawa bisa bekerja di sini supaya tidak jauh-jauh. Misalnya seperti itu. Nah itu kan hal-hal yang harus kita dengar lah," ucapnya.

Bang Doel juga menerima curhatan masyarakat soal transportasi laut. Sebab selama ini transportasi untuk warga Jakarta yang tinggal di Kepulauan Seribu masih dianggap kurang layak.

Kemudian dari segi tarif, mereka belum merasakan subsidi pemerintah seperti masyarakat yang tinggal di kotamadya bisa menikmati subsidi saat naik Transjakarta.

Baca juga:

Bang Doel Terima Curhat KJP dan Sertifikat Saat Blusukan di Bidaracina

"Yang pasti transportasi antar pulau ini dibutuhkan. Sangat dibutuhkan. Minta maaf kemarin ada kejadian, kecelakaan misalnya untuk kapal logistik. Karena memang kadang-kadang kan kapal logistik ini tidak standar. Besar kecil itu tidak standar. Itu harus punya standarisasi," jelasnya.

"Inti utama adalah selain transportasi untuk kelancaran, tapi keselamatan penumpang dan awak itu prioritas utama. Nah jadi artinya transportasi laut antar pulau ini sangat dibutuhkan untuk di wilayah ini. Nah itu yang kita akan bikin jaringannya," pungkasnya. (Pon)

Baca Artikel Asli