Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Warga Binaan di Lapas Jatim Bisa Akses Sistem Database Pemasyarakatan

Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Maret 2022

MerahPutih.com - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, memberikan layanan informasi tahanan secara self service pada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Lapas Sidoarjo, menyiapkan komputer yang berfungsikan seperti anjungan mandiri untuk mempermudah warga binaan mengakses dan memonitor masa tahanan hingga perolehan remisi dan asimilasi.

Baca Juga:

Komnas HAM Temukan Praktik Penyiksaan di Lapas Narkotika Yogyakarta

Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho menegaskan, keberadaan self service tersebut sesuai UU Keterbukaan Informasi.

"Langkah ini memudahkan WBP untuk mendapatkan informasi terkait pelayanan yang menjadi hak mereka. Kami yakin pelayanan lapas akan lebih transparan dan terkontrol dengan baik," ujarnya.

Kalapas Sidoarjo Teguh Pamuji menyampaikan, pelayanan anjungan mandiri ini memberi akses bagi WBP menuju Sistem Database Pemasyarakatan (SDP).

"WBP bisa mengakses informasi terkait hak-haknya selama dalam pembinaan di lapas," tuturnya.

Tak hanya WBP, lanjutnya, keluarga inti dari warga binaan juga diberi akses untuk mengetahui kondisi anggota keluarganya.

"Cukup menggunakan ibu jari saja, sistem kami akan mendeteksi sidik jari untuk proses otentifikasi akses tersebut," terang Teguh.

Ia menambahkan, sekitar lima jenis informasi yang bisa diakses. Pertama, untuk kelengkapan berkas administratif perkara. Di sini WBP bisa mengetahui persyaratan untuk bebas nanti jika sudah lengkap atau belum.

"WBP maupun keluarga inti yang terkait bisa mengetahui presensi pembinaan. Sekaligus mengetahui proses pembinaan yang meliputi masa orientasi awal (mulai ditahan hingga 14 hari), pembinaan awal (orientasi hingga 1/3 masa tahanan), pembinaan lanjutan (1/3 hingga 2/3) hingga pembinaan akhir (2/3 hingga selesai)," paparnya.

WBP juga bisa mengetahui berapa lama memperoleh remisi. Dan terakhir, bisa mengetahui Surat Keputusan terkait Asimilasi/ PB/ CB. WBP bisa mengecek langsung apakah SK sudah turun atau belum.

Dengan inovasi ini, pihaknya menekankan agar seluruh pelayanan di Lapas Sidoarjo Gratis. Dengan demikian, petugas Lapas Sidoarjo bisa melakukan sosialisasi kepada WBP secara berkala seminggu sekali.

"Tak hanya itu, kami posisikan komputer tersebut di dekat blok, agar mudah diakses oleh WBP secara mandiri," katanya. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Adu Jotos Kubu Setya Novanto dan Nurhadi, Kalapas: Sudah Diambil Tindakan Tegas

Baca Artikel Asli