Warga Bekasi Terutama di Wilayah Rawan Banjir Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Kamis, 15 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Warga Kabupaten Bekasi terutama di wilayah rawan banjir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Mengingat puncak musim hujan diperkirakan berlangsung sampai Januar tahun ini.
Hal ini seperti disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis.
Menurutnya, berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas hujan tertinggi terjadi sejak akhir Desember hingga Januari.
"Kondisi ini berpotensi memicu banjir di wilayah rawan, khususnya sekitar aliran sungai dan daerah dataran rendah. Di wilayah kita juga masih ditemukan sejumlah titik banjir," katanya di Cikarang, Rabu (14/1).
Baca juga:
Ratusan Ribuan Warga di Aceh Masih Mengungsi Setelah 2 Bulan Lalu di Terjang Banjir
Selai kesiapsiagaan, warga harus melakukan evakuasi secara mandiri sesuai dengan kondisi di lapangan saat banjir terjadi.
Warga diminta menyiapkan barang-barang penting dalam satu tas apabila sewaktu-waktu terjadi banjir baik disebabkan luapan air sungai maupun hujan intensitas tinggi.
Pihaknya juga terus memperbarui hasil mitigasi lapangan. Berdasarkan laporan terkini, terdapat 12 titik banjir yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, meski sebagian besar telah berangsur surut.
"Data rinci terkait lokasi banjir di masing-masing kecamatan masih terus dihimpun petugas kami. Meski sudah berangsur surut, warga diminta lebih siaga karena hujan masih terus terjadi hingga saat ini," katanya.
Muchlis mengaku telah menginstruksikan jajaran untuk menyebarluaskan surat edaran serta imbauan pemerintah daerah kepada masyarakat, terutama mereka yang tinggal di sekitar bantaran sungai, baik secara lisan maupun melalui media sosial.
"Kami telah menyiagakan logistik mulai dari tenda, perahu evakuasi dan lainnya, sudah stand by dan disebar ke sejumlah titik rawan," katanya. (*)