Viral Pesan Berantai Penambang Emas Tewas di Area Antam, Begini Penjelasan Polisi
Kamis, 15 Januari 2026 -
Merahputih.com - Polsek Nanggung bersama PT Antam mengusut kabar penambang emas yang tertimbun di kawasan tambang Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/1). Polisi bergerak cepat setelah pesan berantai terkait jatuhnya korban jiwa dalam aktivitas tambang ilegal di area tersebut viral di media sosial.
Pesan yang beredar di aplikasi WhatsApp menyebutkan sedikitnya lima orang tewas. Bahkan, muncul klaim lain yang menyatakan ratusan orang meninggal dunia akibat keracunan gas di dalam lubang tambang.
Baca juga:
Harga Emas Hari Ini 3 Januari 2025: Antam dan UBS, Galeri24 Konsisten
Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, mengonfirmasi pihaknya sedang berada di lokasi untuk melakukan pendalaman. Namun, petugas belum bisa masuk ke titik kejadian karena kepulan asap yang masih memenuhi area lubang.
"Kami masih menunggu pihak Antam. Kami tidak bisa masuk ke dalam karena masih ada asap," ujar AKP Ucup saat memberikan keterangan kepada media.
Ucup menegaskan bahwa penyebab pasti insiden ini masih menjadi misteri. Ia membantah kabar yang menyebutkan terjadinya tanah longsor dan memastikan bahwa mereka yang terlibat bukan karyawan PT Antam.
"Belum tentu gas beracun. Yang jelas bukan longsor dan bukan karyawan Antam," tegasnya.
Baca juga:
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 6,5 Menghantam Meksiko, 2 Tewas
Hingga saat ini, kepolisian belum mengantongi data resmi mengenai identitas maupun jumlah pasti korban. Pihak berwenang meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang beredar karena proses verifikasi masih berlangsung di medan yang sulit dijangkau.
Aparat kepolisian dan manajemen PT Antam terus berkoordinasi secara intensif untuk memastikan fakta lapangan di lokasi kejadian.