ANAK-anak tetaplah anak-anak-anak. Kadang yang dilakukan tidak mengerti konsekuensinya. Seperti seorang bocah berumur 14 tahun harua menjadi ayah dari anak yang dilauirkan bocah perempuan berumur 12 tahun. Kenjadian di Perth Australia ini menjadi viral di di media sosial.
1. Melahirkan di rumah bukan di rumah sakit
Bertentangan dengan laporan sebelumnya. Gadis muda itu tidak melahirkan di rumah sakit namun dirumahnya, seperti yang dilansir dari laman nypost.
Pihak kepolisian bekerjasama dengan keluarga, Departemen Sosial dan Departemen Kesehatan untuk menangani kasus ini.
Kendati keduanya memiliki usia yang sama mudanya, para remaja tersebut berisiko terkena sanksi huku. Umumnya si ayahnya bayi yang dituntut, menurut Sally Dechow, pengacara Youth Legal solicitor dari Australia Barat.
Sally menambahkan, secara hukum mereka berdua dapat dituntut. Namun dalam praktiknya biasanya anak laki-laki yang dituntut. Meskipun demikian ada pertimbangan-pertimbangan tertentu karena mereka masih di bawah umur.
2. Cepat tanggap atasi kasus ini
"Ada masalah sosial yang kompleks yang dikelola oleh semua llembaga. Prioritas saat ini adalah untuk memastikan dukungan yang tepat diberikan kepada keluarga," jelas juru bicara Department of Housing and Community Development (DCHD).
Terkait hal itu, departemen tersebut juga menuturkan, jika Kepolisian Australia Barat telah mengidentifikasi seseorang yang diyakini sebagai ayah dari bayi yang baru lahir.
Departemen itu mengatakan respon yang terkoordinasi diperlukan dari pemerintah negara bagian dan lembaga-lembaga pendukung eksternal dalam kasus seperti ini. Baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. (ryn)
Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Lagi Viral, PUBG Dance Challenge, Bikin Kamu Pengin Joget