Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'

Rabu, 07 Januari 2026 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Musuffer, band indie asal Magelang, kembali memperkenalkan karya terbarunya lewat single bertajuk Last Trip. Kelompok ini dikenal menyematkan identitas musik mereka sebagai Sufi rock, sebuah pendekatan yang memadukan eksplorasi spiritual dengan nuansa rock yang reflektif.

Melalui lagu ini, Adii, motor utama Musuffer, menyalurkan kegelisahan personalnya mengenai eksistensialisme manusia dan relasinya dengan berbagai dogma keagamaan yang hidup di banyak penjuru dunia.

Single Last Trip hadir sebagai pengingat akan kecilnya posisi manusia di hadapan semesta, tak lebih dari sebutir pasir di hamparan lautan yang tak bertepi.

Baca juga:

Portura Debut di Bandung, Kolaborasi Spesial di Lintas Resonan

Berangkat dari keyakinan akan hadirnya hari akhir, Musuffer menjadikan single debut ini sebagai peringatan bagi mereka yang kerap terjebak dalam kesombongan, merasa berkuasa seolah menjadi Tuhan atas dirinya sendiri.

Lagu ini menyentil cara manusia memandang eksistensinya, sekaligus mengajak untuk kembali menyadari batas dan kerendahan posisi di muka bumi.

“Manusia dengan segala bentuk egonya sering kali terbuai oleh urusan dunia yang berlebihan. Bahkan tak sedikit yang menuhankan pikirannya sendiri tanpa memikirkan dampak yang akan terjadi ke depannya,” ungkap Adii.

Baca juga:

Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave

Menariknya, rilisan perdana Musuffer ini juga mendapat perhatian dari media daring Australia, menandai jangkauan awal karya mereka di luar negeri.

Meski berjudul Last Trip dan mengusung tema tentang akhir, lagu ini justru menjadi langkah awal perjalanan Musuffer.

Single tersebut menjadi pembuka menuju fase berikutnya yang akan bermuara pada perilisan album penuh Musuffer pada 2026. (Far)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan