UMKM Diharapkan Berkembang Bersama Platform Digital
Senin, 30 Mei 2022 -
PERKEMBANGAN zaman membuat masyarakat harus beradaptasi dengan platform digital. Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) siap mendukung UMKM berkembang bersama platform digital melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
"Pemerintah memfasilitasi untuk platform digital yang mendukung UMKM Indonesia. Bahkan, dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, perusahaan teknologi global maupun platform digital yang ada di Indonesia bisa melakukan bisnis yang baik," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, dilansir ANTARA, Kamis (26/5).
Pemerintah saat ini tengah gencar membangun infrastruktur TIK di seluruh Indonesia berupa jaringan tulang punggung serat optik, jaringan middle-mile seperti microwave link, fiber link, dan menara base transceiver station (BTS). Nantinya, UMKM dapat memanfaatkan infrastruktur untuk mengembangkan bisnis mereka.
Baca juga:
Indonesia juga sedang mempersiapkan satelit multifungsi (high throughput satellite) berkapasitas total 300GBps, dan dijadwalkan rilis tahun depan untuk mendukung kebutuhan jaringan internet Indonesia. Program pembangunan infrastruktur digital dilakukan secara bertahap karena ketersediaan dana dan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.
"Dengan transportasi dan sarana logistik yang sangat terbatas di wilayah kepulauan, kita harapkan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik. Pemerintah membangun infrastruktur TIK di seluruh negeri untuk menutup kesenjangan digital," kata Johnny.
Keberadaan TIK di Indonesia diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Oleh karena itu, pemerintah berharap UMKM ikut serta dalam pengembangan ekonomi digital.
Baca juga:
"Saya mendukung platform digital untuk memastikan bahwa Indonesia juga mengambil bagian besar dalam ekonomi digital negara-negara Asia Tenggara. Sebagai imbalannya, tentu mengharapkan membayar pajak yang baik pula untuk Indonesia," kata Johnny.
Pada 2021, valuasi ekonomi digital Indonesia mencapai USD 17 miliar atau sekitar Rp 247 triliun, menjadikan Indonesia memiliki porsi 40 persen dari ekonomi digital di Asia Tenggara. Bahkan di 2030 nanti, ekonomi digital Indonesia diperkirakan menyentuh angka USD 315 miliar atau sekitar Rp 4.579 triliun.
"Pastikan untuk mendukung produk UMKM Indonesia dan melakukan substitusi impor," tuturnya.
Dukungan lain yang diberikan pemerintah untuk UMKM saat ini adalah dengan menggunakan produk lokal, melibatkan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan kementerian, lembaga pemerintah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). (and)
Baca juga: