UMKM Diharapkan Berkembang Bersama Platform Digital
Keberadaan TIK di Indonesia diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital. (Foto: Unsplash/NordWood Themes)
PERKEMBANGAN zaman membuat masyarakat harus beradaptasi dengan platform digital. Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) siap mendukung UMKM berkembang bersama platform digital melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
"Pemerintah memfasilitasi untuk platform digital yang mendukung UMKM Indonesia. Bahkan, dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi, perusahaan teknologi global maupun platform digital yang ada di Indonesia bisa melakukan bisnis yang baik," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, dilansir ANTARA, Kamis (26/5).
Pemerintah saat ini tengah gencar membangun infrastruktur TIK di seluruh Indonesia berupa jaringan tulang punggung serat optik, jaringan middle-mile seperti microwave link, fiber link, dan menara base transceiver station (BTS). Nantinya, UMKM dapat memanfaatkan infrastruktur untuk mengembangkan bisnis mereka.
Baca juga:
Indonesia juga sedang mempersiapkan satelit multifungsi (high throughput satellite) berkapasitas total 300GBps, dan dijadwalkan rilis tahun depan untuk mendukung kebutuhan jaringan internet Indonesia. Program pembangunan infrastruktur digital dilakukan secara bertahap karena ketersediaan dana dan kondisi geografis Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau.
"Dengan transportasi dan sarana logistik yang sangat terbatas di wilayah kepulauan, kita harapkan pembangunan infrastruktur berjalan dengan baik. Pemerintah membangun infrastruktur TIK di seluruh negeri untuk menutup kesenjangan digital," kata Johnny.
Keberadaan TIK di Indonesia diharapkan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital. Oleh karena itu, pemerintah berharap UMKM ikut serta dalam pengembangan ekonomi digital.
Baca juga:
"Saya mendukung platform digital untuk memastikan bahwa Indonesia juga mengambil bagian besar dalam ekonomi digital negara-negara Asia Tenggara. Sebagai imbalannya, tentu mengharapkan membayar pajak yang baik pula untuk Indonesia," kata Johnny.
Pada 2021, valuasi ekonomi digital Indonesia mencapai USD 17 miliar atau sekitar Rp 247 triliun, menjadikan Indonesia memiliki porsi 40 persen dari ekonomi digital di Asia Tenggara. Bahkan di 2030 nanti, ekonomi digital Indonesia diperkirakan menyentuh angka USD 315 miliar atau sekitar Rp 4.579 triliun.
"Pastikan untuk mendukung produk UMKM Indonesia dan melakukan substitusi impor," tuturnya.
Dukungan lain yang diberikan pemerintah untuk UMKM saat ini adalah dengan menggunakan produk lokal, melibatkan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan kementerian, lembaga pemerintah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
OPPO Reno 15 Pro dan Reno 15 Pro Max Ikut Debut, Bawa Chipset Dimensity Baru dan Baterai Besar
OPPO Reno 15 dan Reno 15F Resmi Meluncur, Harganya Dibanderol Mulai Rp 9,6 Juta
Adu Kamera Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro: Mana yang Lebih Gahar?
Bocoran Spesifikasi OPPO Find X9s Terungkap, Punya 2 Kamera 200MP dan Baterai 7.000 mAh
Jadi HP Lipat Pertama di 2026, OPPO Find N6 Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.000 mAh
OPPO Reno 15 Hadir dengan Sentuhan Baru, Bakal Punya Varian Warna Starry Pink
Vivo X300 Ultra Sudah Dapat Sertifikasi EEC, Sinyal Peluncuran Makin Dekat?
Xiaomi 17 Ultra Sudah Raih Sertifikasi Global, Siap Meluncur Lewat Baterai 6.000mAh
Rilis Sebentar Lagi, Spesifikasi OPPO Reno 15, Reno 15 Pro, dan Reno 15 Pro Mini Terungkap
OPPO Find X9 Ultra Dipastikan Bawa Kamera Ganda 200MP, Meluncur Tahun Depan!