MerahPutih.com - Kemenangan yang diraih Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia 2026, terus menjadi topik pembicaraan hangat.
Sementara perayaan masih berlangsung meriah di Spanyol, suasana di Argentina terasa jauh lebih pahit akibat kekalahan tersebut.
Pada jam-jam setelah pertandingan final, perhatian tidak hanya tertuju pada keributan tak sedap yang melibatkan beberapa pemain Argentina, khususnya Leandro Paredes. Namun, pembicaraan Lionel Messi di ruang ganti sebelum pertandingan dimulai juga menuai perhatian.
Baca juga:
Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte tak Masuk Tim Terbaik Piala Dunia 2026, Keputusan FIFA Dipertanyakan
Viral Video Ucapan Lionel Messi sebelum Laga Final Piala Dunia 2026
Lalu, banyak pihak yang mempertanyakan nada bicara sang kapten yang terkesan datar. Sebagian orang merasa ucapan Messi kurang menunjukkan intensitas, emosi, dan semangat yang lazimnya diharapkan menjelang laga final Piala Dunia.
Hal tersebut pun memicu perdebatan di kalangan pendukung Argentina yang merasa kecewa. Kontroversi tersebut dengan cepat membesar, bahkan memunculkan teori konspirasi di kalangan penggemar yang menduga bahwa hasil pertandingan sudah diatur sebelumnya.
Ada pula yang menafsirkan gaya bicara Messi yang terkesan menahan diri itu sebagai tanda adanya ketegangan internal di dalam skuad Argentina.
Baca juga:
Piala Dunia 2030 Cetak Sejarah! Bakal Digelar di 6 Negara, ini Daftar Tim yang Lolos Otomatis
Ayah Alexis Mac Allister Bongkar Fakta soal Ucapan Lionel Messi
Melalui wawancara dengan Radio La Red, Carlos mengungkapkan apa yang disampaikan putranya mengenai pesan Messi sebelum pertandingan berlangsung.
Dia mengatakan kepada saya bahwa mereka membahas soal cara bermain, dalam artian sepak bola, yakni tentang permainan itu sendiri, operan, kerja sama tim, dan bukan sekadar membuang bola ke depan. Itulah yang mereka maksud. Setelah itu, muncul banyak keraguan akibat unggahan tersebut, dan banyak orang menghubungi saya.
jelas Carlos
Carlos juga menepis berbagai teori konspirasi dengan mengakui, bahwa Spanyol memang layak meraih gelar juara karena mereka tampil sebagai tim yang lebih baik.
"Kami bertanding melawan Spanyol, dan Spanyol bermain lebih baik," pungkasnya.
Selain itu, ia juga menepis anggapan bahwa ada hal lain di balik kekalahan itu, selain fakta bahwa Argentina memang kalah unggul dalam pertandingan tersebut. (sof)