Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Trump Ingin Ambil Biaya Pungutan Kapal Melintas di Selat Hormuz

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026

MerahPutih.com - Anggota komisi keamanan nasional dan politik luar negeri di Parlemen Iran memberikan sinyal berencana menetapkan aturan pelayaran baru di Selat Hormuz.

Dalam aturan baru itu, Teheran akan menjamin keamanan pelayaran bagi kapal-kapal, tetapi dengan biaya transit diberlakukan. Tidak ada kapal yang akan dapat melewati Selat Hormuz tanpa izin dari Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, lebih baik AS yang memungut biaya melintas kepada kapal-kapal yang berlayar melewati Selat Hormuz daripada Iran yang melakukannya.

"Bagaimana kalau kita saja yang memungut biaya lintasnya? ... Saya pikir kita saja yang melakukannya daripada mereka," kata Trump merespons pertanyaan wartawan tentang kemungkinan Iran menetapkan tarif kepada kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.

Baca juga:

Harga Minyak Dunia Melejit Jelang Tenggat Trump ke Iran

"Kami punya konsepnya di mana kami yang memungut biaya," ucap Presiden AS, menambahkan.

Saat ini, lalu lintas perkapalan di Selat Hormuz, yang rute kunci untuk suplai minyak dan LPG dari kawasan Teluk ke pasar global, berhenti total. Dampaknya, banyak negara mengalami kenaikan harga bahan bakar.

Terhentinya pasokan ini akibat Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Dan di balas Iran.

Baca Artikel Asli