Merahputih.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengecam keras tindakan rasisme yang dilakukan seorang penumpang pria terhadap pelanggan lain di dalam bus rute 10H pada Selasa (16/2) sore pukul 17.50 WIB.
Insiden yang memicu ketegangan ini viral setelah terekam kamera warga dan memperlihatkan aksi provokasi rasis di tengah kerumunan penumpang yang sedang beroperasi.
Baca juga:
Lonjakan Kendaraan Lewat Tol Transjawa Capai 31,37 Persen Saat Libur Imlek 2026
Kronologi Ujaran Kebencian di Ruang Publik
Kejadian bermula saat korban sedang berdiri bersama kekasihnya di dalam bus yang cukup padat. Tanpa alasan yang jelas, seorang pria tiba-tiba melontarkan kalimat diskriminatif bernada kebencian.
"Cina pergi ke hotel saja sana," teriak pelaku sebagaimana terekam dalam video yang beredar luas.
Meskipun sempat terjadi perdebatan saat korban membela diri, seorang saksi mata yang berada di belakang pelaku turut pasang badan untuk menghentikan aksi provokasi tersebut. Saksi menegaskan bahwa pelaku merupakan pihak yang memulai kegaduhan dengan sikap rasisnya.
Komitmen Transjakarta Terhadap Kenyamanan Pelanggan
Menanggapi hal tersebut, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyatakan keprihatinannya. Manajemen menegaskan bahwa perilaku diskriminatif tidak memiliki tempat di layanan transportasi publik.
"Transjakarta sangat menyesalkan adanya kejadian yang dilakukan oleh salah satu pelanggan terhadap pelanggan lain, seperti yang terekam pada video," ujar Ayu Wardhani dalam keterangan resminya, Selasa (16/2).
Ayu juga menekankan pentingnya peran aktif penumpang untuk menjaga kondusivitas selama perjalanan. Ia meminta siapa pun yang mengalami atau melihat tindakan tidak menyenangkan untuk segera melapor.
Baca juga:
Pejalan Kaki Tewas Terlindas Bus, Transjakarta Pasrah Serahkan Kasus ke Kepolisian
"Silakan laporkan segala bentuk ketidaknyamanan atau tindakan yang tidak menyenangkan kepada petugas kami di lapangan atau melalui call center 1500-102," tegas Ayu.
Lebih lanjut, pihak Transjakarta memberikan apresiasi kepada penumpang lain yang berani menegur pelaku rasisme tersebut.
"Kami mengapresiasi pelanggan lain yang turut mengingatkan. Mari bersama-sama saling jaga dan menciptakan suasana yang nyaman untuk semua pelanggan," tutupnya.