Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

TNI Apresiasi Peran Masyarakat Jaga Ketertiban dan Keamanan Pasca Pemilu 2019

Andika Pratama - Rabu, 06 November 2019

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengapresiasi peran masyarakat dalam peningkatan keamanan dan ketertiban. Terutama saat pelaksaan rangkaian Pemilu 2019 lalu.

Dandim 0501 Jakarta Pusat /BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana mengatakan, semua rangkaian Pemilu hingga kamtibmas secara keseluruhan bisa berlangsung dengan sukses tanpa adanya ancaman kejahatan skala besar yang terjadi.

Baca Juga

Pemilu Telah Usai, Dandim 0501 Jakarta Pusat Letkol Wahyu Yudhayana Ajak Warga Kembali Bersatu

"Kondisi yang aman bukan karena kehebatan aparatnya, tapi karena peran serta warganya agar kota ini aman," kata Wahyu kepada MerahPutih.com di Jakarta, Rabu (6/11).

Wahyu melanjutkan, ke depannya warga perlu meningkatkan sistem keamanan dalam menjaga suatu wilayah. Diawali dengan komunikasi antara warga dan stakehokder.

Dandim 0501 Jakarta Pusat /BS Kolonel (Inf) Wahyu Yudhayana. Foto: MP/Kanu

"Warga mulai muncul. Kemarin yang wilayahnya terjadi dinamika tinggi, bisa kasih masukan belajar dari wilayah itu. Kami juga berikan masukan dan tips terkait pengamanan wilayah itu," ungkap Wahyu.

Salah satu yang menjadi fokus pengaman Wahyu adalah daerah rawan tawuran dan kejahatan di sentral-sentral ekonomi masyarakat. Seperti tawuran di kawasan Stasiun Manggarai yang kerap menggangu perjalanan kereta api.

Baca Juga

Dandim 0501/JP BS Jelaskan Detik-Detik Penangkapan Wanita Bercadar yang Dikira Teroris saat Kerusuhan di Bawaslu

"Kami jalin stakholder antara pemerintah kota dan kelompok masyarakat. Semua sama-sama tak menghendaki tawuran itu tak terjadi. Baik itu aparat maupun warganya," imbuh Wahyu.

Ia menekankan, pihaknya bersama Polri bakal mengusut tuntas otak dari serangkaian tawuran yang berpotensi menggangu kegiatan ekonomi warga.

"Kami usut dan tindak siapa yang memulai. Harus ada tindakan tegas. Jadi gak semata mata ada tawuran ditindak selesai, gak bisa. Harus kita proses hukum siapa yang memulai sampai ke Pengadilan. Saya yakin nanti yang bertanggungjawab," imbuh Lulusan AKMIL 1998 ini.

Baca Juga

Suporter Timnas Ricuh di SUGBK, Dandim 0501/JP BS: Saling Lempar Lanjut ke Plaza Barat

Kesepakatan ini akan didorong terutama ke pihak Kepolisian dam pemerintah kota di sekitarnya. Sebab, kondisi wilayah yang aman bakal menunjang kemajuan bagi warganya.

"Itu sudah tertuang dalam proses kemarin. Apalagi kasian masyarakat karena ada tawuran jadi sulit beraktifitas," tutup Wahyu. (Knu)

Baca Artikel Asli