Timnas Malaysia U-23 Menolak Kalah dari Vietnam di Tengah Sejumlah Cobaan, Bagaimana Nasib Indonesia?

Selasa, 09 Desember 2025 - Frengky Aruan

MerahPutih.com - Timnas Malaysia U-23 menolak kalah dari Vietnam di laga kedua sekaligus terakhir Grup B sepak bola putra SEA Games 2025. Di tengah sejumlah cobaan, Harimau Malaya U-23 bahkan tetap mengincar kemenangan.

Seperti dilaporkan media Malaysia, skuad asuhan Nafuzi Zain dihadapkan sejumlah persoalan seperti meninggalnya keluarga pemain, cedera, dan absennya pemain kunci.

Nafuzi Zain menegaskan anak asuhnya akan tetap berjuang di laga penentuan Grup B melawan Vietnam di Stadion Rajamangala, Bangkok, Kamis (11/12).

"Kami menyampaikan belasungkawa kepada Haqimi Azim Rosli. Ayahnya meninggal dunia pagi ini," ujar Nafuzi Zain dikutip dari Berita Harian.

Nafuzi Zain melepas sang pemain untuk pulang ke Malaysia.

Baca juga:

Indra Sjafri Fokus Penuh Bawa Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Myanmar, Pasrah dengan Hasil Grup Lain yang Bisa Memengaruhi Kelolosan

“Kita lihat saja apakah dia bisa kembali, tapi demi tim dan saya sendiri, kami sangat membutuhkannya untuk pertandingan melawan Vietnam.”

Situasi Haqimi terjadi saat Malaysia sudah menghadapi masalah sehingga tidak bisa menurunkan skuad terbaik.

Media tersebut melaporkan bahwa gelandang Haziq Kutty Abba terpaksa absen karena cedera hamstring, sementara beberapa pemain baru saja kembali ke skuad setelah dilepas terlambat.

"Ada kabar baik dan kabar buruk. Kami kehilangan Haziq, dan kami masih kekurangan pemain. Namun hari ini, Aliff Izwan Yuslan dan Aiman Yusoff telah kembali. Meskipun pemain datang dan pergi, kami menerima tantangan ini dan terus fokus pada laga melawan Vietnam," ujar Nafuzi.

Malaysia tidak boleh kalah dari Vietnam. Jika hal itu terjadi, Malaysia bisa saja gagal lolos sebagai runner-up terbaik jika Indonesia menang dengan skor yang cukup atas Myanmar di Grup C.

Hasil seri sudah cukup bagi Malaysia untuk lolos ke semifinal, sekaligus akan membuat peluang Indonesia tertutup.

"Pertama-tama, kami bermain untuk menang. Tapi yang terpenting, kami tidak boleh kalah... kalau kami berhasil menghindari kekalahan, kami lolos ke semifinal," jelas Nafuzi Zain menjelaskan bahwa hasil seri cukup untuk membuat tim lolos. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan