MerahPutih.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih berupaya agar atlet di seluruh cabang olahraga mendapatkan vaksin COVID-19 Sinovac.
Terkait hal itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, tengah mencari cabor yang akan diprioritaskan mendapatkan vaksin. Setelah itu, datanya akan dikirim ke Kementerian Kesehatan.
Baca Juga
Shin Tae-yong Masuk Prioritas Penerima Vaksin Sinovac di Indonesia
"Yang akan menentukan siapa duluan itu, tergantung cabor yang pertama menjalani pertandingan atau turnamen. Nah, itu akan kami serahkan datanya ke pihak Kementerian Kesehatan," kata Zainudin di Jakarta, Rabu (13/1)
"Kemenkes tentunya akan membaca surat kita yang sudah mencantumkan tentang kapan dibutuhkan, kapan orang-orang ini akan bertanding, dan lain sebagainya. Kami tidak bisa menentukan langsung besok, lusa, dan lain sebagainya."
"Karena di prioritas awal itu kan ada di tenaga kesehatan kita. Harapan kita juga vaksin ini bisa diperuntukkan buat atlet dan para ofisial. Kami akan mengusahakan itu," tutur Zainudin Amali.
Ketika disinggung masalah Timnas Indonesia, Zainudin Amali mengaku, mereka juga salah satu yang mendapatkan prioritas. Terdekat, Timnas Indonesia akan menghadapi babak Kualifikasi Piala Dunia 2022, melawan Thailand dan Uni Emirat Arab (UEA) pada Maret 2021.
Tidak hanya itu saja, Timnas Indonesia U-16 dan U-19 juga akan berlaga di Piala Asia U-16 dan U-19 yang berlangsung di Bahrain dan Uzbekistan. Ajang ini berlangsung Maret dan April 2021.
"Yang jelas memang timnas akan segera melakukan kegiatan, ada U-16, U-19, U-23 dan senior. Ya kita lihat saja nanti, akan kita usahakan," ujar Zainudin Amali.
Vaksinasi Sinovac di Indonesia sudah dimulai sejak kemarin, di mana Presiden Joko Widodo jadi penerima vaksin pertama. Setelah itu, tenaga kesehatan jadi prioritas yang kemudian diikuti beberapa pihak lain. (Bolaskor)
Baca Juga