Tiket Laga Versus Vietnam Habis Terjual, Shin Tae-yong Janji Timnas Tak Mengecewakan
Kamis, 21 Maret 2024 -
MerahPutih.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku senang mengetahui tiket pertandingan melawan Vietnam di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027 putaran kedua Grup F di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3), habis terjual.
Ia mengapresiasi antusias suporter Indonesia untuk menonton dan memberi dukungan langsung. Shin menjanjikan Skuad Garuda tidak mengecewakan.
Baca Juga:
“Soal tiket sold out terjual, sebagai pelatih timnas sangat senang dan bahagia, juga sangat berterima kasih karena kami diberi perhatian luar biasa (oleh suporter) di pertandingan melawan Vientam,” kata Shin Tae-yong.
“Saya akan berusaha semaksimal mungkin supaya tidak ada yang kecewa dengan hasil pertandingan tersebut,” jelasnya.
Lakunya tiket pertandingan diketahui dari unggahan akun Timnas Indonesia, Rabu (20/3) pagi.
“Tiket pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam pada 21 Maret 2024 telah habis dijual. Sampai jumpa di GBK, Sobat Garuda!” tulis akun tersebut.
PSSI sebelumnya melepas tiket yang dibagi ke dalam empat kategori. Masing-masing upper grand stand, garuda north and south stand, garuda west and east stand, dan premium west and east.
Kategori upper grand stand merupakan tiket termurah, yang dipatok Rp 100 ribu. Sementara Kategori premium west and east menjadi yang termahal dengan harga Rp 750 ribu.
Adapun Garuda North and South Stand dipatok Rp 200 ribu. Sedangkan Garuda West and East Stand Rp 400 ribu.
Pembelian tiket, terutama untuk nasabah BRI sudah dibuka mulai 4 Maret.
Baca Juga:
Beberapa Pemain Cedera, Shin Tae-yong Tetap Optimis Lawan Vietnam
Bagi Timnas Indonesia, ini menjadi laga ketiga di kualifikasi putaran kedua. Sebelumnya Skuad Garuda takluk 1-5 saat dijamu Irak dan imbang 1-1 di markas Filipina.
Timnas Indonesia akan gantian dijamu Vietnam di Stadion My Dinh, Hanoi pada 26 Maret. Pasukan Shin Tae-yong akan berlaga lagi pada 6 Juni dengan menjamu Irak, sebelum menerima kedatangan Filipina lima hari kemudian.