MerahPutih.com - Dua band indie asal Bandung, The Milo dan Pure Saturday, bersatu dalam single kolaboratif berjudul Tangguh.
Lagu ini digarap oleh sejumlah penulis, yakni Ade Purnama, Indra Severusz Loevi Wahyudi, Arief Hamdani, Sandi Mardiansya, Budi Wiranto, Taufik Hidayat, Ismail Rahaji Pamungkas, serta Satria Nur Bambang.
Tangguh mengangkat kisah tentang bertahan di tengah kerasnya kehidupan. Terinspirasi dari tokoh Draupadi (Panchali), lagu ini menyoroti bahwa kekuatan sejati tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari luka, kesendirian, dan proses panjang yang kerap tak terlihat.
Baca juga:
Tuantigabelas Rilis Lagu 'Berani Mati Takut Hidup (BMTH)', Fase Baru Menuju Kesadaran Diri
Sheila On 7 Umumkan Rilis Single 'Sederhana' 6 Mei 2026, Siap Obati Rasa Rindu Penggemar!
Dengan pendekatan musikal yang intim dan emosional, nuansa shoegaze khas The Milo berpadu dengan sentuhan progressive rock dari Pure Saturday, menciptakan ruang reflektif bagi pendengar—bahwa rasa lelah dan rapuh adalah bagian dari perjalanan menuju ketangguhan.
Nama The Milo dan Pure Saturday sendiri telah lama dikenal dalam skena indie pop sejak era 1990-an. The Milo mulai mendapat perhatian lewat album Romantic Purple yang melahirkan lagu Malaikat.
Sementara, Pure Saturday mencuri perhatian sejak merilis album debut self-titled pada 1995 dengan lagu-lagu seperti Kosong, Coklat, dan Desire. Hingga kini, keduanya tetap aktif dan konsisten tampil di berbagai panggung musik. (Far)