Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Tes Urine Pelaku Pembacokan Bobotoh Persib di Bogor Terungkap, Murni Hobi Tawuran?

Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Oktober 2026

Merahputih.com - Kasus pembacokan Bobotoh Persib di Bogor kembali menemui titik terang setelah polisi mengungkap motif asli pelaku berinisial MR (29).

Pria ini terbukti menyerang korban dalam kondisi sadar tanpa pengaruh alkohol, murni dipicu oleh kebiasaan mengerikannya yang sering mencari lawan tawuran.

Tragedi berdarah yang terjadi di depan Mall Q Square ini dipastikan bukan bagian dari konflik antarsuporter sepak bola.

Baca juga:

Ngeri! Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Ternyata Punya Hobi Bawa Celurit di Balik Celana

Dalam update kasus Bobotoh Bogor ini, terkuak fakta bahwa sang pelaku pembacokan Bobotoh memang punya rutinitas yang sangat berbahaya.

MR diketahui selalu menyelipkan senjata tajam celurit di balik celananya ke mana pun ia pergi, yang dipersiapkan khusus untuk tawuran.

Kebiasaan kelamnya mencari musuh di kawasan Jembatan Hitam inilah yang pada akhirnya memicu aksi penyerangan suporter Persib Bandung secara membabi buta.


Hasil Pemeriksaan Polisi: Murni Kriminal, Bukan Konflik Suporter

Pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengusut tuntas latar belakang tersangka. Dari hasil pemeriksaan maraton, terkonfirmasi bahwa MR beraksi dalam kondisi sepenuhnya sadar dan tidak sedang mabuk.

Sudah cek urine, alkohol dan narkoba negatif,

Kapolres Bogor, AKBP Arfan Zulkan Sipayung.

Selain itu, narasi yang sempat beredar mengenai adanya gesekan antarkubu pendukung sepak bola juga langsung dibantah keras oleh pihak berwajib. MR tidak terafiliasi dengan kelompok suporter mana pun.

"Tersangka kami pastikan bukan supporter klub manapun. Dia merupakan pemuda bisa dibilang mengajak tawuran secara sengaja untuk menghabisi (lawannya)," tegas Arfan.

Kronologi Singkat Penyerangan di Jalan Raya Jakarta-Bogor

Nasib nahas ini menimpa ARK, seorang Bobotoh yang sedang dalam perjalanan pulang menuju Ciapus, Kecamatan Tamansari. Saat itu, ARK beserta rombongannya baru saja selesai menyaksikan laga Persib Bandung kontra Garudayaksa FC di Stadion Pakansari.

Insiden bermula ketika MR tengah berada di sekitar lokasi kejadian bersama sang istri untuk sekadar membeli makanan. Namun, insting kriminalnya mendadak muncul saat melihat rombongan korban melintas.

Baca juga:

Gakuto Notsuda Lega Bisa Debut bersama Persib Tanpa Cedera, Kini Ingin Balas Dukungan Bobotoh

"Lalu tersangka melihat sepeda motor di jalan sehingga tersangka terpancing melakukan aksi tawuran dengan membawa celurit dan menyerang korban," jelas Arfan.

Poin Kunci Kasus Ini:

  • Identitas Pelaku: Pemuda 29 tahun berinisial MR, bukan anggota suporter bola manapun.

  • Modus Operandi: Selalu membawa celurit yang diselipkan di celana dan hobi mencari lawan tawuran di Jembatan Hitam.

  • Pemicu Serangan: Terpancing saat melihat konvoi korban melintas ketika pelaku sedang membeli makan bersama istrinya.

Baca Artikel Asli