MerahPutih.com - Persib Bandung baru saja sukses membantai Melbourne Victory 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat dalam kompetisi level asia.
Namun, mereka harus kehilangan Pelatih kepala Persib Igor Tolic, saat menjamu Isenmulang Kalteng FC pada laga lanjutan Super League 2026/2027 di tempat yang sama, Minggu (1/11) lusa.
Baca juga:
Anomali Persib Bikin Bobotoh Galau: Gacor di Asia, Kurang Greget di Super League
Sanksi Kartu Kuning Kedua
Juru taktik asal Kroasia itu harus abses menerima sanksi larangan mendampingi tim sebanyak satu pertandingan resmi akibat terkena hukuman akumulasi dua kartu kuning dari komite disiplin.
Ofisial yang memperoleh akumulasi 2 kartu kuning dalam 2 Pertandingan yang berbeda selama berlangsungnya BRI Super League, tidak diperkenankan untuk mendampingi 1 kali Pertandingan pada Pertandingan berikutnya,
Pasal 55 Poin 12 Regulasi Super League 2026/2027.
Hukuman skorsing satu pertandingan itu dijatuhkan setelah Tolic menerima kartu kuning akibat melakukan aksi protes keras terhadap wasit keempat di pinggir lapangan pada babak kedua saat laga Persib vs Garudayaksa FC pekan lalu.
Kartu kuning yang diterima di Stadion Pakansari, Cibinong itu merupakan ganjaran kedua bagi Igor Tolic. Arsitek Persib itu sebelumnya mengantongi kartu kuning pertama saat memimpin Persib melawan Persik Kediri pada pekan kelima.
Baca juga:
Persib Sapu Bersih Tiga Laga ACL Two, Igor Tolic Sebut Maung Bandung Masih Underdog!
Duet Asisten Pelatih Ambil Alih Komando Pangeran Biru
Kondisi ini memaksa peran krusial memberi instruksi langsung di pinggir lapangan maupun ruang ganti beralih penuh ke tangan dua asisten pelatih, Zlatko Runje dan Achmad Jufriyanto.
Absennya Tolic menjadi ujian konsistensi tersendiri bagi Pangeran Biru yang baru saja memetik hasil manis usai membantai Melbourne Victory 2-0 di ajang Asia.
Duet Runje dan Jupe dituntut mampu menjaga stabilitas permainan tim agar momentum kemenangan tetap terjaga saat melakoni laga domestik.
Sinergi apik kedua asisten tersebut diharapkan mampu menutupi kekosongan figur pelatih kepala di bench demi mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri. (*)