Jangan Facial Wajah yang Berjerawat
Sabtu, 01 September 2018 -
BANYAK kaum hawa berpikir salah satu treatment yang mampu mengatasi wajah berjerawat ialah facial. Namun siapa sangka, anggapan tersebut kurang tepat. Meski mampu memulihkan, tidak semua kulit berjerawat bisa di-facial.
"Di situ tugasnya dokter untuk memilah mana yang bisa mana yang tidak," ujar dr Hengky Nurhidayat Affandi dari Klinik Estetika dr Affandi di Jakarta, seperti dilansir Antara.
Selain itu, facial juga tidak boleh dilakukan di sembarang waktu. Menurut Hengky, facial harus terjadwal. Ia menyarankan 2-3 minggu sekali, tapi harus sesuai dengan anjuran dokter yang merujuk pada kondisi kulit.
Baca juga: Kering atau Berminyak? Ini Masker Buatan dari Lidah Buaya Sesuai Jenis Kulit
Khusus untuk kulit berjerawat yang disertai peradangan, umumnya butuh waktu lama untuk pemulihan. Kondisi radang itu terjadi karena campur tangan bakteri. Sementara itu, untuk jerawat kecil-kecil, biasanya terjadi karena komedo, kotoran di pori-pori tersumbat, dan minyak-minyak yang tersumbat.
"Ada reaksi radang. Makanya jadi bernanah, bengkak, nyeri, dan sakit. Ya, itu karena ada reaksi terhadap bakteri di kulit," papar Hengky.
Jika jerawat tak terhindarkan, lebih baik kamu tetap menjaga kebersihan kulit, mengurangi pemakaian makeup, dan meluangkan waktu ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Dokter akan memberikan solusi bisa dengan krim atau treatment, disesuaikan dengan kondisi kulit," pungkasnya. (yani)