MerahPutih.com - FC Seoul mengirim sinyal bahaya kepada para pesaingnya di AFC Champions League Two (ACL 2) 2026/2027. Setelah mengamankan gelar juara K League 1, klub Korea Selatan itu kini mengalihkan fokus untuk memburu tiket ke babak gugur, dengan Persib Bandung masuk dalam daftar lawan yang harus dihadapi.
Kebangkitan FC Seoul dimulai dengan kemenangan telak 5-0 atas The Cong-Viettel di Stadion Hang Day, Hanoi, pada 28 Oktober 2026. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Dark Red Warriors untuk mengejar ketertinggalan di Grup E.
Pelatih FC Seoul, Kim Gi-dong, menegaskan timnya ingin menjaga momentum positif hingga fase grup berakhir. Ia menilai kemenangan besar tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri para pemain untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Baca juga:
Persib Sapu Bersih Tiga Laga ACL Two, Igor Tolic Sebut Maung Bandung Masih Underdog!
Kami berpikir bahwa jika mulai menang hari ini, kami bisa membangun momentum. Pertandingan-pertandingan tersisa juga sangat penting,
ujar Kim dikutip dari Sports Khan.
FC Seoul Siapkan Kekuatan Penuh, Persib Bandung Wajib Waspada
FC Seoul memiliki tiga pertandingan tersisa untuk diperjuangkan demi peluang lolos ke fase gugur. Mereka akan kembali menghadapi Viettel di Seoul World Cup Stadium pada 4 November 2026.
Setelah itu, FC Seoul dijadwalkan bertandang ke markas Persib Bandung pada 25 November 2026, sebelum menjamu Melbourne Victory pada 2 Desember 2026.
Persib patut mewaspadai kebangkitan wakil Korea Selatan tersebut. Pasalnya, FC Seoul memiliki motivasi tambahan untuk memperbaiki hasil pertemuan sebelumnya.
Baca juga:
Pada pertandingan pertama di Seoul, 16 September 2026, FC Seoul takluk 0-1 dari Persib. Mereka juga menelan kekalahan 0-3 saat bertandang ke markas Melbourne Victory pada 14 Oktober 2026.
Kemenangan atas Viettel mengangkat FC Seoul dari posisi juru kunci ke peringkat ketiga Grup E dengan koleksi tiga poin. Hasil itu sekaligus membuka kembali peluang mereka untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Gelar Juara K League 1 Jadi Suntikan Motivasi
Performa FC Seoul di ACL 2 sebelumnya kurang meyakinkan. Mereka melakukan rotasi besar dalam dua pertandingan awal demi menjaga persaingan di K League 1, tetapi strategi tersebut belum membuahkan hasil positif di kompetisi Asia.
Situasinya kini berbeda setelah FC Seoul memastikan gelar juara liga domestik lebih awal. Kim Gi-dong pun menurunkan sejumlah pemain andalan saat menghadapi Viettel, termasuk Anderson Oliveira, Moon Seon-min, Cho Young-wook, dan Kim Jin-su.
Strategi tersebut langsung membuahkan hasil. Moon Seon-min membuka keunggulan pada menit kedelapan, sebelum Anderson Oliveira, Hwang Do-yun, dan Cho Young-wook menambah tiga gol lainnya pada babak pertama.
Hui-jo kemudian melengkapi kemenangan menjadi 5-0 pada babak kedua. FC Seoul tetap mampu mempertahankan keunggulan meski Yazan mendapat kartu merah akibat akumulasi kartu kuning pada menit ke-66.
Baca juga:
Klasemen Grup E ACL Two Setelah Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, FC Seoul Gilas Viettel 5-0
Kim menilai mentalitas dan motivasi para pemain menjadi kunci kemenangan tersebut. Ia juga menekankan pentingnya menunjukkan kualitas sebagai juara Korea Selatan ketika tampil di panggung Asia.