MerahPutih.com - Netflix resmi merilis trailer perdana film animasi stop-motion I Am Frankelda menjelang penayangan global pada 12 Juni 2026.
Bersamaan dengan trailer, platform streaming tersebut juga membagikan poster utama dan sejumlah foto baru yang menampilkan visual memukau dari proyek fantasi gelap ini.
Baca juga:
Sinopsis Serial Netflix 'Man on Fire', Kisah Mantan Agen CIA Penuh Dendam
Film garapan kakak beradik Arturo Ambriz dan Roy Ambriz ini menjadi salah satu animasi paling dinantikan tahun ini setelah Netflix mengakuisisi hak distribusinya. I Am Frankelda menawarkan perpaduan antara dongeng gotik, fantasi, horor, dan keindahan animasi stop-motion yang digarap dengan detail artistik.
Sinopsis Fantasi Gelap
Cerita berlatar Meksiko abad ke-19, mengikuti perjalanan Frankelda, seorang penulis berbakat yang kerap menciptakan kisah-kisah gelap namun terus diremehkan lingkungannya. Meski berkali-kali dibungkam, ia menolak menyerah dan tetap berusaha mempertahankan suaranya sebagai pendongeng.
Keadaan berubah ketika Frankelda terseret ke alam bawah sadarnya. Di sana, monster-monster ciptaannya menjadi nyata. Ia bertemu Herneval, seorang pangeran yang terjebak di antara dunia mimpi dan mimpi buruk. Bersama Herneval, Frankelda harus mengembalikan keseimbangan antara dunia fiksi dan kenyataan, sembari menghadapi ancaman dari penulis jahat Procustes dan para pengikutnya.
Baca juga:
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Hubungan Frankelda dan Herneval berkembang menjadi ikatan rumit—sumber kekuatan sekaligus ancaman yang dapat mengubah takdir keduanya. Untuk menyelamatkan dunia imajinasinya, Frankelda harus menghadapi ketakutannya sendiri dan merebut kembali kekuatannya sebagai pencerita.
Pujian Festival Internasional
Meski belum memiliki skor resmi di Rotten Tomatoes, I Am Frankelda telah menuai banyak pujian sejak diputar di sejumlah festival internasional sepanjang 2025, termasuk Festival Fantasia, Festival Film Internasional Tokyo, dan Festival Film Internasional Guadalajara.
Baca juga:
Kritikus Film Kambole Campbell dari IndieWire menilai film ini berhasil memanfaatkan medium stop-motion untuk memperkuat tema cerita.
Keajaiban I Am Frankelda terletak pada kemampuannya membuat dunia fantasi terasa hidup melalui animasi boneka yang detail dan ekspresif,
Kritikus Film Kambole Campbell.
(Tka)