MerahPutih.com - Ajang tanding bulu tangkis atau badminton internasional digelar di Indonesia pada 2022, mulai Juni mendatang.
Indonesia paling tidak menjadi tuan rumah 6 pertandingan dari sebelumnya 4 pertandingan internasional. Pertandingan itu, masing-masing terdiri dari tiga ajang BWF Super Series dan Indonesia International Challenge.
Kepala Bidang Hubungan Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, mengatakan tadinya Indonesia hanya memiliki empat turnamen untuk dilangsungkan, namun kemudian mendapat tambahan dua turnamen internasional level senior di tahun ini.
Baca Juga:
Jonatan Christie Ditundukkan Weng Hong Yang di Final Korea Open 2022
"Jadi khusus tahun 2022, kita dapat tambahan dua turnamen International Challenge. Kita juga akan adakan lagi Indonesia Masters Super 100 dan International Challenge yang sebelumnya kita rutin laksanakan. Keduanya tidak digelar dalam dua tahun belakangan karena pandemi," kata Rudy di Jakarta, Senin (11/4).
Secara rinci ia memaparkan, agenda yang dimaksud antara lain Indonesia Open Super 1000, Indonesia Masters Super 500, Indonesia Masters Super 100, dan serta tiga Indonesia International Challenge.
Pelaksanaan tambahan dua turnamen, kata ia, dipastikan sangat membantu para pemain pelapis untuk mendapatkan poin, karena turnamen kelas bawah kerap digelar di Benua Eropa selama pandemi.
Ia mengatakan, karena situasi pandemi ini, negara-negara di Asia masih banyak yang belum bisa menyanggupi karena kekhawatiran. Tetapi, Indonesia mencoba mengajukan dan ternyata disetujui BWF.
"Ini penting agar pemain-pemain pelapis kita bisa bertanding dan mendapat poin. Tidak harus jauh-jauh ke Eropa," katanya.
Namun, kepastian jadwal turnamen baru didapat untuk Indonesia Masters Super 500 pada 7-12 Juni dan Indonesia Open Super 1000 pada 14-19 Juni. Keduanya akan digelar di Istora Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta. (Asp)
Baca Juga:
Fajar/Rian Ungkap Kekecewaan atas Kekalahan di Final Korea Open 2022