Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Sinopsis Serial Netflix 'Man on Fire', Kisah Mantan Agen CIA Penuh Dendam

Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026

MerahPutih.com - Netflix kembali menghadirkan serial thriller aksi terbaru berjudul Man on Fire, adaptasi dari novel karya A. J. Quinnell yang sebelumnya populer lewat film layar lebar versi 2004 garapan Tony Scott.

Versi terbaru ini menghadirkan interpretasi yang lebih modern, gelap, dan penuh intrik politik internasional.

Serial Man on Fire mengikuti kisah John Creasy, mantan kontraktor CIA yang hidupnya hancur setelah misi mematikan di masa lalu meninggalkan trauma mendalam.

Karakter tersebut diperankan oleh Yahya Abdul-Mateen II yang tampil sebagai sosok pria penuh luka batin dan mengalami PTSD berat akibat operasi-operasi berbahaya yang pernah dijalaninya.

Baca juga:

Netflix Hadirkan Drama Korea ‘Teach You a Lesson’, Angkat Cerita Kekacauan di Dunia Pendidikan

Sinopsis Man on Fire

Trauma perang dan rasa bersalah membuat Creasy berubah menjadi pecandu alkohol yang kehilangan arah hidup.

Di tengah kondisinya yang berantakan, ia mendapat kesempatan baru ketika diminta melindungi Poe, putri remaja dari sahabat lamanya di militer, Paul Rayburn.

Namun situasi berubah drastis setelah Paul dan keluarganya tewas dalam serangan bom misterius.

Kematian tersebut menyeret Creasy kembali ke dunia kekerasan yang selama ini berusaha ia tinggalkan.

Ia kemudian menjalankan misi pribadi untuk membalas dendam sekaligus melindungi Poe yang menjadi saksi penting dalam kasus itu.

Penyelidikan yang dilakukan Creasy membawanya masuk ke jaringan konspirasi besar yang melibatkan geng kriminal di Rio de Janeiro hingga pejabat tinggi CIA dan pemerintah Brasil.

Ketegangan semakin memuncak ketika Creasy menemukan fakta mengejutkan tentang pengkhianatan dari mantan rekan kerjanya di CIA, Henry Tappan, yang diperankan Scoot McNairy.

Baca juga:

Netflix Satukan Ben Stiller dan Nicholas Galitzine dalam Film Romantis Supranatural 'A Matter of Time'

Selain menghadirkan aksi brutal dan ledakan intens, Man on Fire juga menyoroti sisi emosional seorang pria yang berusaha keluar dari trauma, rasa bersalah, dan kehancuran hidup akibat perang. (Tka)

Baca Artikel Asli