Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Sindir Juventus, Bos Bayern: Ronaldo Tidak Pantas Dibayar Mahal

Wisnu Cipto - Kamis, 02 Agustus 2018

MerahPutih.com - CEO Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge menyindir keputusan Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo dengan harga mahal. Juventus menjadikan Ronaldo pemain termahal di Italia. Kapten timnas Portugal itu didatangkan dengan dana 100 juta euro (Rp 1,68 triliun) dari Real Madrid.

Jumlah tersebut belum termasuk gaji sang pemain yang mencapai 30 juta euro (Rp 505 miliar) per musim. Dengan kontrak selama empat musim, Juventus akan membayar Cristiano Ronaldo 120 juta euro (Rp 2,02 triliun).

Pengeluaran tersebut membuat Juventus dikritik sejumlah pengamat sepak bola. Mereka menganggap La Vecchia Signora mengeluarkan uang terlalu banyak untuk pemain yang telah melewati masa keemasan seperti Cristiano Ronaldo.

gol ronaldo
Cristiano Ronaldo menciptakan gol untuk Real Madrid ke gawang Juventus melalui tendangan salto. (Alberto Pizzoli/AFP)

Rummenigge termasuk satu di antara orang-orang tersebut. Meski begitu, dia mengaku maklum dengan keputusan Juventus merekrut Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.

"Sejujurnya, saya terkejut Andrea Agnelli memutuskan merekrut Cristiano Ronaldo. Namun, dari sudut pandang Juventus, langkah tersebut cukup masuk akal," ujar Rummenigge kepada Merkur.

"Sepak bola Italia memang kehilangan pamornya dalam beberapa tahun terakhir. Meski begitu, Bayern Munchen tidak akan mendatangkan pemain berusia 33 tahun dengan harga segitu," lanjutnya.

Karl-Heinz Rummenigge
Karl-Heinz Rummenigge. Foto: DW

Pada saat yang sama, Rummenigge juga menyalahkan klub-klub seperti Manchester City yang merusak harga pasar. CEO Bayern Munchen itu mencontohkan prestasi Real Madrid yang tidak memerlukan uang banyak.

"Menurut saya, inflasi harga pemain dikarenakan klub-klub seperti Manchester City dan PSG. Padahal, Real Madrid bisa berprestasi meski tidak mengeluarkan banyak uang," tutur eks penggawa Bayern Munchen itu. "Sejatinya, tidak perlu belanja seperti orang gila untuk berusaha memenangi Liga Champions. Hal itu yang menjadi filosofi Bayern Munchen." (*/Bolaskor.com)

Baca Artikel Asli