MerahPutih.com - Juventus dilaporkan masih ingin mendatangkan kiper lain setelah meresmikan kedatangan Guglielmo Vicario sebelum jendela transfer musim panas ditutup.
Apalagi, jika Michele Di Gregorio dan Mattia Perin akhirnya meninggalkan Bianconeri.
Pada Selasa (18/8) lalu, Juventus secara resmi mengumumkan perekrutan kiper Tottenham Hotspur, Guglielmo Vicario, dengan status pinjaman.
Baca juga:
Joshua Zirkzee tak Masuk Skuad Manchester United, Juventus Siap Bergerak di Bursa Transfer
Juventus Pinjam Guglielmo Vicario dari Tottenham
Transfer tersebut mencakup opsi pembelian tidak wajib, dengan biaya 8 juta euro (Rp 165 miliar) ditambah bonus hingga 2 juta euro (Rp 41,3 miliar).
Ia diperkirakan akan menjadi kiper utama Juventus pada musim ini. Hal itu menyusul serangkaian kesalahan dan performa yang kurang memuaskan dari Di Gregorio selama dua musim terakhir.
Sementara itu, Di Gregorio dikaitkan dengan kepindahan ke Marseille dan mantan klubnya, Monza, setelah kehilangan statusnya sebagai pilihan utama Juve.
Kemudian, ada pula minat terhadap kiper Juve lainnya, Perin, khususnya dari Palermo. Jika ia jadi dijual, maka Si Nyonya Tua akan berupaya mendatangkan kiper lain.
Baca juga:
Curtis Jones Selangkah Lagi Gabung Inter Milan, Liverpool Dapat Rp 723 Miliar
Juventus Mulai Tertarik Pulangkan Emil Audero
Menurut laporan terbaru dari Gianluca Di Marzio, Juventus sudah mengincar satu nama jika mereka ingin mendatangkan kiper kedua musim panas ini, yaitu Emil Audero.
Audero merupakan lulusan akademi Juventus. Namun, ia hanya mencatatkan satu penampilan di Serie A bersama Bianconeri pada laga terakhir musim 2016/17.
Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Venezia dan Sampdoria, sebelum akhirnya bergabung dengan Sampdoria secara permanen pada 2019.
Sejak saat itu, ia pernah memperkuat Inter Milan, Como, Palermo, dan Cremonese. Ia juga telah mengoleksi 208 penampilan di Serie A.
Merekrut Audero akan menjadi langkah yang bermanfaat bagi Juventus. Tidak hanya berstatus sebagai pemain binaan lokal atau pemain yang dididik dalam lingkup asosiasi sepak bola setempat, tetapi juga merupakan pemain binaan klub itu sendiri.
Status tersebut sangat berguna terkait penyusunan daftar skuad UEFA bagi Juventus. (sof)