Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Serangan Houthi ke Arab Saudi Picu Kekhawatiran Jemaah Umrah, ini Faktanya

Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026

MERAHPUTIH.COM - KELOMPOK Houthi Yaman dilaporkan melakukan serangan ke wilayah Arab Saudi. Serangan yang terjadi pada Senin (13/7) itu disebut menyasar kawasan Bandara Abha di bagian selatan Arab Saudi. Hal itu dengan segera menerbitkan kekhawatiran masyarakat terkait dengan keamanan pelaksanaan ibadah umrah.

Kelompok Houthi telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut. Otoritas Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan mereka berhasil mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan ke arah wilayah selatan kerajaan.

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan pada ketegangan antara Arab Saudi dan Houthi yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Di tengah situasi itu, muncul kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap aktivitas ibadah umrah mengingat Arab Saudi menjadi tujuan utama umat Islam untuk beribadah di Mekkah dan Madinah.

Hingga kini, pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan khusus mengenai kemungkinan dampak serangan tersebut terhadap penyelenggaraan ibadah umrah. Belum ada pula informasi yang menyebut adanya perubahan kebijakan atau pembatasan bagi jemaah yang berada di Tanah Suci.

Baca juga:

Dukung Iran, Houthi Bakal Blokir Selat Bab al-Mandeb Biar Harga Minyak Capai USD 200 Per Barel

Kondisi Dalam Negeri Arab Saudi Terkendali


Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan kondisi keamanan di negaranya tetap aman dan terkendali. Ia memastikan seluruh jemaah umrah, termasuk warga negara Indonesia, dapat menjalankan ibadah dengan tenang karena situasi di Mekkah, Madinah, dan wilayah lainnya tetap kondusif.

Faisal juga menyampaikan seluruh warga negara Indonesia yang berada di Arab Saudi, termasuk para jemaah umrah, berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu merasa khawatir.

Sementara itu, Qatar sebagai salah satu negara mitra Arab Saudi turut mengecam serangan yang diklaim dilakukan kelompok Houthi. Melalui pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut serangan rudal balistik tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Arab Saudi, sekaligus bertentangan dengan hukum internasional serta berpotensi mengganggu stabilitas kawasan.

Qatar juga menegaskan dukungan penuh kepada Arab Saudi atas berbagai langkah yang diambil untuk menjaga keamanan negara, melindungi warga, serta mempertahankan stabilitas kawasan pasca-insiden tersebut.(Far)

Baca juga:

Masa Tinggal Jemaah Haji Bakal Dipersingkat, Arab Saudi Berikan Tambahan Slot Penerbangan

Baca Artikel Asli