Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran

Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026

MerahPutih.com - Senat Amerika Serikat resmi menolak resolusi yang sebelumnya telah disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS terkait perintah kepada Presiden Donald Trump untuk mengakhiri konflik militer dengan Iran.

Bocoran informasi penolakan resolusi untuk mengakhiri konfrontasi militer di Selat Hormuz kawasan Timur Tengah itu terekspos ke publik berdasarkan data Senat yang ditinjau pada Kamis (24/9) waktu setempat.

Hasil Perolehan Suara Tipis di Senat

Dikutip dari BBC, Jumat (25/9), penolakan resolusi penghentian konflik itu ditentukan melalui perolehan suara yang sangat ketat di tingkat Senat.

Data pemungutan suara mencatat sebanyak 49 senator menyatakan dukungannya terhadap resolusi. Dilansir Antara, 50 senator lainnya memilih untuk menolak.

Hasil ini otomatis menggugurkan langkah hukum yang dirancang Kongres untuk membatasi aksi militer pemerintah AS saat ini ke Iran.

Rangkaian Upaya DPR AS Menghentikan Perang

Sebelum berujung pada penolakan di Senat, DPR AS tercatat telah beberapa kali meloloskan rancangan resolusi serupa:

Meski berhasil melewati persetujuan di tingkat DPR, dorongan penghentian konflik tersebut kandas setelah gagal mengamankan mayoritas suara di Senat.

Kronologi Eskalasi Konflik AS-Iran

Aksi saling serang dan eskalasi militer di kawasan Selat Hormuz telah berlangsung sejak awal tahun:

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kesepakatan damai yang permanen, dan pertikaian militer antara kedua negara masih terus berlanjut di kawasan Timur Tengah. (*)

Baca Artikel Asli