Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Sempat Kolaps di Lapangan, Begini Kabar Gelandang Arema FC Julian Guevara

Frengky Aruan - Selasa, 13 Agustus 2024

MerahPutih.com - Gelandang Arema FC, Julian Guevara berangsur membaik. Sang pemain sempat kolaps di lapangan usai benturan dengan rekan setim Thales Lira saat Arema FC menjamu Dewa United FC di Stadion Gelora Soeprijadi, Blitar, Senin (12/8).

Benturan terjadi pada menit ke-71. Julian Guevara terjatuh ke tanah hingga menimbulkan kepanikan.

Pada menit ke-75, ia dibawa ke ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit guna mendapat penanganan lebih lanjut.

Dikutip dari laman LIB, sang pemain telah kembali bergabung bersama tim setelah dilarikan ke RSU Aminah, Kota Blitar. Akan tetapi, tim medis terus memantau intensif perkembangan pemain selama 2-3 hari ini.

"Kami butuh observasi 2-3 hari. Kemungkinan sudah pasti tidak main di laga berikutnya (lawan Borneo FC). Mungkin pekan ketiga bisa, tapi kami sarankan minimal dua minggu (absen)," kata dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi.

Baca juga:

Hasil Liga 1 2024/2025: Arema Seri Kontra Dewa United FC, Borneo Tekuk Semen Padang

Terkait kondisi cedera pada Julian Guevara karena benturan keras di tulang pipi. Hal ini membuat pemainnya harus menerima jahitan di atas bibir hingga 10 jahitan. Lalu, di bawah matanya terlihat lebam.

"Kategorinya cedera sedang. Sudah kami observasi dan dia dalam keadaan sadar saat sampai di IGD (RSU Aminah). Lalu sudah di-scan (CT Scan) dan kembali ke Malang menggunakan mobil pribadi, tidak menggunakan bus bersama pemain lain karena dia harus berbaring dan dia tidak mau memakai ambulance," tutur pria asal Magetan tersebut.

Pemain asal Kolombia itu butuh berbaring karena berdasarkan protokol yang tepat untuk pemain yang mengalami cedera dan baru saja terjadi benturan. Pemain bernomor punggung 6 ini harus menggunakan penyangga leher.

"Dia harus istirahat total dan terus diobservasi. Jika ada gejala tidak baik, harus ke UGD lagi. Tapi saat di-scan semua normal. Hanya untuk lebih lanjut kami akan membawa ke spesialis radiologi. Sekarang sekilas aman, terutama bagian otak aman," tandasnya. (*)

Baca Artikel Asli