Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sejumlah Wilayah di Sumsel Bakal Dilanda Cuaca Ekstrem

Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Mei 2024

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem hujan berintensitas sedang-lebat mengguyur sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Selatan Jumat (24/5) pagi.

Dalam laporan Stasiun Meteorologi BMKG Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, selama beberapa jam ke depan hujan berintensitas sedang-lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya).

Kemudian, Kabupaten Musi Rawas (Kecamatan Selangit), Empat Lawang (Kecamatan Tebing Tinggi, Lintang Kanan, Talang Padang, Pendopo Barat), dan Kota Lubuk Linggau.

Baca juga:

Gubernur Ingatkan Warga Sumbar Jangan Nekat lewat Lembah Anai

Tim ahli meteorologi juga mendapati keberadaan pola konvergen atau pertemuan angin di wilayah Sumatera Selatan bagian barat yang berpotensi membuat hujan meluas ke Kabupaten Musi Rawas Utara, Lahat, Muara Enim, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Kota Pagaralam.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan dan mengikuti perkembangan informasi dan peringatan dini cuaca BMKG, serta mematuhi arahan atau panduan dari pemerintah sehingga bisa memitigasi sejak dini atas dampak yang ditimbulkan.

Baca juga:

Kementerian PUPR Diperintahkan Segera Lakukan Relokasi Warga Terdampak Banjir Bandang di Sumbar

Berdasarkan panduan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bila hujan telah mengguyur lebih dari 120 menit dan jarak pandang menurun hingga kurang dari 100 meter.

Masyarakat di pesisir sungai/lereng bukit diharapkan untuk segera berlindung atau mengevakuasi diri karena kondisi demikian membuka kemungkinan terjadi bencana banjir, tanah longsor, dan lainnya.

BMKG menilai imbauan tersebut penting untuk diperhatikan oleh masyarakat Sumatera Selatan secara khusus Muara Enim dan Ogan Komering Ulu sehingga terhindar dari dampak bencana banjir susulan, setelah sebelumnya terjadi pada Selasa (21/5) lalu hingga menimbulkan dampak kerusakan rumah-fasilitas publik dengan jumlah yang cukup besar.

Baca Artikel Asli