SEA Games 2025 Thailand: Aksi Defile Kontingen Indonesia Unjuk Gigi dalam Opening Ceremony
Selasa, 09 Desember 2025 -
Merahputih.com - Atlet dan ofisial kontingen Indonesia turut ambil bagian dalam defile pembukaan SEA Games 2025 yang digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, Thailand, Selasa (9/12/2025). Dengan penuh antusiasme, rombongan Merah Putih melangkah memasuki arena upacara pembukaan yang berlangsung meriah dan sarat nuansa kebanggaan nasional.
Pada edisi ke-34 pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara ini, Indonesia mengirimkan 1.021 atlet untuk berlaga di 49 dari total 51 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen ini termasuk salah satu yang terbesar di antara negara peserta.
Indonesia akan bertanding di beragam cabor, dari olahraga tradisional sampai cabang modern dan ekstrem. Beberapa cabor utama dalam SEA Games 2025 antara lain: atletik, bulu tangkis, renang, angkat besi, voli, sepak bola, beragam seni bela diri, serta cabor baru atau yang kembali masuk seperti panjat tebing, sepeda, anggar, dan banyak lainnya.
Pemerintah dan pengurus olahraga menekankan bahwa Indonesia “mengirimkan atlet terbaiknya sesuai kapasitas” agar bisa bersaing secara maksimal. Pembukaan SEA Games 2025, dua atlet Indonesia telah ditunjuk sebagai pembawa bendera Merah Putih: Robi Syianturi yakni atlet dari cabang atletik dan Megawati Hangestri Pertiwi atlet dari cabang voli.
Keduanya dipilih karena dianggap mewakili “semangat, karakter dan optimisme” kontingen Indonesia di SEA Games 2025. Selain itu, cabor seperti cabor tradisional, cabang dengan sejarah kuat seperti bulu tangkis, renang, atletik serta sejumlah cabor yang dihadirkan kembali tahun ini dipandang sebagai cabang dengan potensi medali, sehingga diharapkan banyak atlet unggulan yang tampil maksimal.
Pemerintah melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menargetkan agar Indonesia bisa meraih sekitar 80 medali emas — supaya posisi peringkat 3 dari SEA Games sebelumnya bisa dipertahankan. (Foto: NOC Indonesia, Rifqi dan Rizki Fitrianto).