Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Screen Time, Berujung Kematian

P Suryo R - Sabtu, 04 November 2017

APA itu Screen Time? Screen time adalah perilaku orang yang lama berada di depan layar monitor komputer, televisi atau gawai. Seperti yang dituliskan dalam laman Male Magazine, screen time memunculkan penyakit yang diistilahkan penyakit kurang gerak.

Penyakit kurang gerak ini tak boleh dianggap enteng, karena penyakit ini duduk pada posisi kempat pembunuh manusia di dunia. Sebagai info saja penyakit kurang gerak bukanlah penyakit menular tapi menjadi bagian dari 60% penyakit tidak menular pembunuh manusia.

Penyakit kurang gerak ini merupakan kondisi ketidakseimbangan antara asupan yang masuk ke dalam tubuh dengan energi yang dikeluarkan.

Bila hal ini tidak disadari akan mengarah pada kondisi yang lebih buruk lagi, Seperti mengarah pada munculnya penyakit lainnya, yakni diabetes melitus tipe 2, obesitas, osteoporosis, kanker, jantung dan paru-paru.

Dalam kampanye edukatif untuk Gaya Hidup Aktif: Feel The Power of the Sun beberapa tahun yang lalu Dr. Ade Jeanne D. L. Tobing SpKO mengatakan bahwa screen time yang banyak merenggut banyak waktu istirahat orang-orang masa kini. Ia menyebutkan bahwa 82% orang menggunakan waktu istirahatnya untuk screen time. Ini yang kemudian menyebabkan penyakit kurang gerak.

Hasil riset kesehatan pada tahun 2013 terhadap 33 propinsi, 497 kabupaten/kota mengungkapkan bahwa propinsi DKI Jakarta menjadi propinsi yang memiliki penduduk paling kurang aktivitas fisiknya.

Dr. Jeanne pun menyarankan untuk melakukan aktivitas luar ruang yang memberikan banyak manfaat, seperti mengurangi tekanan darah dan stres, juga ketegangan otot, memperbaiki detak jantung dan meningkatkan mood.

Aktivitas yang disarankan bila mengacu pada American Heart Association adalah aerobik yakni jalan cepat, bersepeda, berenang atau senam. Frekuensi yang disarankan adalah 30 menit dalam sehari, lima kali seminggu dengan intensitas sedang.

Kemudian didukung pula dengan pola dan gaya hidup yang sehat. Pola makan pun perlu diperhatikan dengan asupan gizi yang cukup. (psr)

Baca Artikel Asli

BERITA TERKAIT