MerahPutih.com - Sandro Tonali dikabarkan semakin frustrasi di Newcastle. Gelandang Italia 25 tahun itu dikaitkan dengan kepindahan ke Arsenal pada hari terakhir bursa transfer lalu.
Lalu, Manchester City dan Chelsea juga sangat mengagumi pemain yang dibanderol seharga 100 juta poundsterling (Rp 2,2 triliun) itu.
Kemudian, Tonali terlihat asyik berbincang dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, setelah peluit akhir laga semifinal Piala Carabao yang berakhir dengan kekalahan agregat 5-1.
Baca juga:
Arsenal Bidik Leon Goretzka, Jadi Solusi Gantikan Mikel Merino yang Cedera
Sandro Tonali Ungkap Rasa Frustasinya di Newcastle
Tonali berjalan pergi, tetapi kekecewaannya terlihat jelas ketika ia terdengar melampiaskan frustrasinya kepada seorang anggota staf klub wanita.
Selain raksasa Premier League, Juventus dan klub Serie A lainnya juga memantau situasi Tonali dengan tujuan untuk merekrutnya di musim panas.
Sementara itu, manajer Newcastle, Eddie Howe mengatakan, bahwa ia tidak takut akan terulangnya saga transfer Alexander Isak. Namun, ia mengungkapkan bahwa telah mengadakan pembicaraan serius dengan aset berharganya itu.
Baca juga:
Liverpool Terpuruk di Premier League, Richard Hughes Bela Arne Slot dan Transfer Pemain
Sayangnya, percakapan publik Tonali dengan Guardiola menjadi hal terakhir yang diinginkan klub. Sebab, mereka terus menekankan bahwa tidak ada niat untuk menjualnya.
Guardiola ditanya tentang obrolannya dengan Tonali dan berkata: “Apa yang saya katakan? Bahasa Italia saya sempurna, jadi itulah mengapa saya dapat berkomunikasi dengannya. Dan kami memiliki teman yang luar biasa dari Brescia, Edoardo Piovani."
“Dan setiap kali kami terhubung, saya mengenal ayahnya beberapa waktu lalu, dan setiap kali kami bertemu, kami berbicara tentang pengalamannya di Milan, para pendukung, dan betapa bahagianya dia di Newcastle," kata Pep.
Agen sang pemain, Giuseppe Riso, berusaha meredam rumor bahwa pemainnya itu sedang berupaya mengatur kepindahan.
Namun, Riso memperkeruh keadaan ketika ia menyatakan, bahwa nilai sebenarnya Tonali akan diketahui pada Maret 2026 lalu, yang mengindikasikan harga yang diminta dapat meningkat jika ia membantu Italia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui babak play-off.
Newcastle Masih Mau Pertahankan Sandro Tonali
Newcastle bertekad untuk mempertahankan Tonali, yang memiliki kontrak senilai 150.000 poundsterling (Rp 3,4 miliar) per minggu hingga 2029. Namun, klub menyadari bahwa diskusi yang canggung dapat terjadi jika mereka gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Ketika ditanya langsung oleh Sun Sport pada November 2025 lalu tentang masa depannya, Tonali berbicara jujur tentang ketidakpastian kehidupan seorang pemain sepak bola.
“Ini pertanyaan yang sulit karena, Anda tahu [dalam] sepak bola Anda perlu berpikir tahun demi tahun. Musim panas lalu sulit bagi kami, bagi Alex [Isak], tetapi ini sepak bola," jelasnya.
Baca juga:
Arsenal ke Final Piala Carabao, Mikel Arteta: Kemenangan atas Chelsea Sungguh Ajaib
“Jika Anda memiliki pilihan untuk hidup Anda, untuk tim lain Anda perlu memikirkan segalanya. Saya tidak ingin mengatakan, ‘Ya, saya ingin tinggal di sini sepuluh tahun,’ tetapi sekarang saya bahagia di sini. Saya tidak memikirkan tim lain.”
Meskipun The Magpies gagal mempertahankan Piala Carabao, anak asuh Howe hanya terpaut tujuh poin dari posisi kelima klasemen Premier League dan masih bertahan di dua kompetisi.
Newcastle akan menghadapi Qarabag di babak playoff Liga Champions, kemudian bertandang ke Aston Villa di babak keempat Piala FA. (sof)