MerahPutih.com - Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki menyampaikan permintaan maaf menyusul kekalahan 0-2 yang diperoleh anak asuhnya dalam laga uji coba bertajuk Garuda Championship Series 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/6) malam.
Dua gol Singapura masing-masing dicetak Danelle Tan (10’) dan Nicole Lim (22’).
Ini menjadi kekalahan kedua Timnas Putri Indonesia dari Singapura dalam lima tahun. Enam laga lainnya diakhiri Garuda Pertiwi dengan kemenangan.
“Saya ingin meminta maaf dan saya merasa sangat sedih karena walaupun kita bermain di home tetapi kita kalah dalam pertandingan hari ini,” kata Mochizuki dikutip dari Antara.
Pelatih asal Jepang itu menilai bahwa tim sudah menunjukkan semangat juang dan kerja keras sepanjang pertandingan. Namun, tim gagal memanfaatkan peluang untuk membalikkan keadaan.
Baca juga:
Respons Casemiro soal Timnas Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
“Pemain sudah berjuang dengan baik serta keras. Dengan tambahan arahan dari pelatih, seharusnya kedudukan bisa berbalik,”
ujarnya.
Ia melanjutkan bahwa kekalahan tidak lepas dari kesulitan anak asuh menemukan ritme permainan sejak awal laga.
Menurut dia, dalam sesi latihan para pemain mampu mengalirkan bola dengan baik, tetapi performa tersebut tidak dapat ditampilkan secara maksimal saat pertandingan berlangsung.
“Kalau dilihat dari latihan terakhir, pemain sudah bisa bermain dan membawa bola dengan baik. Tetapi hari ini kesulitan memulai pertandingan untuk mendapatkan ritme yang bagus,”
katanya.
Ia mengakui seharusnya dapat memberikan arahan yang lebih baik agar para pemain tampil lebih tenang di lapangan.
“Mungkin saya bisa memberikan saran supaya pemain lebih tenang lagi dalam bermain. Memang dalam sepak bola ketika kita sudah kehilangan ritme, susah untuk membangun ritme kembali,” ujarnya. (*)