MerahPutih.com - Timnas Singapura akan berhadapan dengan Thailand di semifinal ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF. Leg pertama akan digelar di Stadion Jalan Besar, 15 Agustus sebelum gantian dijamu di Stadion Rajamangala, 18 Agustus.
Penyerang Shawal Anuar menolak dejavu setelah dua tahun lalu perjalanan The Lions terhenti di fase yang sama.
Shawal menjadi bagian dari skuad Singapura yang mencapai semifinal ASEAN Championship dua tahun lalu. Saat itu, mereka gagal melaju ke final setelah disingkirkan Vietnam yang kemudian keluar sebagai juara.
Kini, Shawal bertekad membawa Singapura melangkah lebih jauh. Ia dan rekan-rekannya akan menghadapi Thailand, tim yang telah tujuh kali menjuarai kompetisi.
Baca juga:
Shawal Anuar Tak Mau Gagal Lagi
Kisah Shawal sendiri cukup unik. Ia baru menapaki karier profesional menjelang usia 24 tahun setelah sebelumnya bermain di kompetisi level bawah dan menjalani sejumlah pekerjaan sampingan.
Sejak debut bersama Timnas Singapura pada akhir 2016, Shawal telah mencetak 20 gol dalam 56 penampilan. Performanya membuat penyerang tersebut menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan The Lions pada ASEAN Championship 2026.
Golnya turut membantu Singapura meraih kemenangan 2-1 atas Kamboja. Namun, Shawal menegaskan target pribadinya bukan sekadar mencetak gol, melainkan membawa negaranya meraih pencapaian yang lebih tinggi.
Bagi saya, saya ingin melangkah sejauh mungkin di turnamen ini dan membantu tim mencapai sesuatu yang belum pernah kami capai. Secara pribadi, saya juga ingin meraih lebih banyak hal dalam karier saya sekarang,
ujar Shawal di laman ASEAN United FC.
Mengenai pertemuan dengan Thailand, Shawal tidak ingin terlalu terbebani pengalaman masa lalu. Ia menilai semifinal kali ini merupakan pertandingan berbeda dengan situasi yang juga berbeda.
Baca juga:
Ini tahun yang baru, jadi ini semifinal yang baru, pertandingan yang berbeda dan mungkin juga tim Thailand yang berbeda. Jadi, saya hanya harus tetap fokus pada pertandingan Sabtu,
tegasnya.
Singapura berharap pengalaman pahit dua tahun lalu menjadi motivasi untuk menyingkirkan Thailand dan membuka jalan menuju final ASEAN Championship 2026. (*)