Merahputih.com - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono (kedua kiri) bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Muhammad Zainal Arifin (kedua kanan), Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan OIKN Mia Amalia (tengah), Manager Unit Unit Pelaksana Proyek Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (PPIU - Kaltim) Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Asman Azis (kanan) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Joko Istanto (kiri) dan sejumlah pejabat hadir pembukaan Mangrofest 2026 di IKN, Pejanam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026).
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono meresmikan Mangrofest 2026 di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, sekaligus menegaskan komitmen OIKN dalam mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir melalui pengembangan kawasan mangrove.
Basuki mengungkapkan, wilayah IKN memiliki potensi sekitar 1.100 hektare lahan yang dapat dikembangkan untuk penanaman mangrove. Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem pesisir, melindungi garis pantai dari abrasi, serta menjadi solusi berbasis alam (nature-based solution) untuk memperkuat ketahanan kawasan pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
"OIKN akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program M4CR karena Kalimantan Timur membutuhkan rehabilitasi mangrove untuk menjaga kawasan pesisir secara berkelanjutan. Jadi kita mulai M4CR ini dari IKN, kami akan support penuh, karena kami membutuhkan itu. Mudah-mudahan pantai kita bisa terlindungi secara alami melalui botanical infrastructure sehingga kita kembali ke alam lagi," ujar Basuki.
Usai menyampaikan sambutannya, Basuki menekan tombol sirene sebagai tanda dimulainya Mangrofest 2026 di IKN. Mangrofest 2026 mengusung kampanye #MangroveUntukMasaDepan yang merupakan bagian dari program pengelolaan dan penanaman mangrove nasional yang diinisiasi oleh Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) Kementerian Kehutanan.
Program ini melibatkan OIKN sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ekosistem mangrove untuk melindungi kawasan pesisir, menyerap emisi karbon, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim, sekaligus mendorong penggunaan energi bersih sebagai bagian dari budaya pembangunan berkelanjutan. (Foto: MP/Didik Setiawan).