Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Redam Kekerasan, NasDem Harap Jokowi Intensifkan Dialog Dengan Papua

Muchammad Yani - Jumat, 02 Januari 2015

MerahPutih Politik - Lagi insiden kekerasan di Papua kembali terjadi. Sebanyak 2 orang personel Brimob (Polisi) menjadi sasaran kekerasan yang berujung kematian. Penembakan tersebut terjadi di kawasan Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua pada Jumat (2/1). Hingga kini pelaku kekerasan belum diketahui identitasnya.

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai NasDem Prananda Paloh berharap kepada Presiden Joko Widodo agar lebih intens dalam melakukan dialog dengan Provinsi Paling timur di tanah air tersebut. Dialog intens perlu dilakukan untuk meredam gejolak di Bumi Cendrawasih.

"Saya ingin mendorong usaha dialog yang sedang diupayakan Presiden Joko Widodo dengan pihak separatis Papua. Ini sangat penting dan esensial untuk menyelesaikan masalah keadilan dan kesejahteraan tanpa menggunakan kekerasan," ujar Prananda kepada Wartawan di Jakarta, Selasa
(2/1).

Lebih lanjut putra kandung Surya Paloh menambahkan segala persoalan pelik di Papua sejatinya bisa diselesaikan. Salah satu langkah utama untuk menyelesaikan dan meredam tindak kekerasan di Papua adalah dengan melakukan perundingan. Prananda yakin Joko Widodo sanggup melakukan hal tersebut.

"Masalah politik diselesaikan secara politik dan tempatnya adalah di meja perundingan. Semoga musyawarah mufakat dapat menjadi cara penyelesaian masalah Papua secara menyeluruh," katanya.

Sebagaimana diberitakan, penembakan oleh separatis Papua telah menewaskan dua anggota Brimob, yakni Bripda Ryan Hariansyah (22) dan Bripda M. Adpriadi (22).Selain itu seorang petugas keamanan PT. Freeport Indonesia bernama Suko Miyartono pada Kamis malam (1/1) juga menjadi korban tembak. Korban tewas ditempat. (bhd)

Baca Artikel Asli