MerahPutih.com - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menginginkan skuad asuhan bermain kolektif di leg kedua semifinal Liga Champions menghadapi Bayern Munchen di Santiago Bernabeu, Kamis (9/5) dini hari WIB. Itu menjadi cara terbaik untuk mengantisipasi ancaman sang lawan.
Permainan kolektif juga perlu ditunjukan untuk meraih kemenangan setelah di leg pertama bermain imbang 2-2. Dua gol Madrid dicetak Vinicius Junior (28’, 83’pen), sementara dua gol Bayern dibuat Leroy Sane (53’) dan Harry Kane (57’).
Menurut Carlo Ancelotti, Bayern Munchen tim yang berbahaya.
"Bayern sangat berbahaya, mereka berada dalam kondisi terbaik dan kami tidak punya waktu untuk meningkatkan diri pada hari Rabu,” kata Ancelotti diwartakan AFP, Selasa (7/5), dikutip dari Antara.
"Hal penting ketika kami mulai bertahan dengan permainan kolektif,” kata Ancelotti. "Upaya besar memang dilakukan oleh striker, bukan pemain bertahan namun kami memahami bahwa ini bukan tentang permainan individu melainkan permainan tim."
Baca juga:
Borussia Dortmund Unggul atas PSG, Niclas Fullkrug Enggan Lengah
Carlo Ancelotti juga menjelaskan bahwa timnya belum merayakan gelar juara LaLiga karena harus menjalani laga penting melawan Bayern Munchen. Gelar juara dipastikan setelah musuh bebuyutan, Barcelona kalah 2-4 dari Girona.
"Kami ingin merayakannya dengan semua fans, tapi mereka memahaminya karena kami menghadapi pertandingan yang sangat penting,” kata Ancelotti.
Kapten Madrid Nacho Fernandez sependapat dengan Ancelotti untuk menunda perayaan gelar juara La Liga.
"Kami hampir mencapai final. Kami akan memberikan segalanya untuk mencapai final. Itulah sebabnya kami belum merayakannya,” kata Nacho. (*)
Baca juga:
PSG Ingin Cetak Gol Lebih Dahulu demi Kalahkan Borussia Dortmund