Rapor Buruk Chelsea yang Terus Berlanjut dan Pengakuan Conte
Rabu, 01 November 2017 -
MerahPutih.com - Nasib buruk Chelsea di Italia belum berakhir. The Blues, julukan Chelsea, kali ini harus menelan pil pahit setelah takluk 0-3 saat bertandang ke Stadion Olimpico melawan AS Roma pada laga Grup C Liga Champions, Rabu (01/11) Wib.
Di laga ini, Stephan El Shaarawy alias SES muncul menjadi bintang kemenangan Roma. Dia menyumbang sepasang gol. Satu gol tambahan Roma dibuat Diego Perotti.
Tampil di depan publik sendiri Roma langsung menggebrak dengan membuat gol kilat. Memanfaatkan bola liar, El Shaarawy melepaskan tembakan keras yang tak bisa ditahan kiper Chelsea, Thibaut Courtois saat laga baru berjalan 39 detik.
El Shaarawy lagi-lagi menjadi momok bagi pertahanan Chelsea. Memasuki menit ke-35, mantan penyerang AC Milan itu mampu meneruskan umpan pajang Radja Nainggolan lewat sentuhan cerdik.
Roma mempertegas keunggulan di menit ke-63. Kali ini gol lahir dari aksi Diego Perotti. Bola sepakannya dari luar kotak penalti gagal dihentikan Courtois. Ini merupakan kekalahan keempat yang ditelan Chelsea dalam empat kali bertanding di Italia.
Berkat kemenangan ini, Roma naik ke puncak klasemen Grup C dengan delapan poin. Sedangkan Chelsea harus turun ke tempat kedua dengan tujuh angka.
Sementara itu, Antonio Conte mengakui kekalahan Chelsea atas AS Roma merupakan penampilan terburuk selama ia menangani tim asal London tersebut. Menurut Conte, Chelsea seharusnya mempunyai hasrat bertanding yang kuat, seperti yang ditunjukan lawannya di laga tersebut. "Saya pikir kami harus melihat penampilan kami sendiri, saya amat kecewa dengan penampilan di babak kedua. Kami bertanggung jawab atas penampilan buruk ini," keluh Conte dikutip BT Sport.
"Babak kedua, benar benar penampilan buruk. Roma menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk bertanding dan ingin memenangkan pertandingan," paparnya.
Pelatih asal Italiano itu menyatakan akan melakukan evaluasi, terkait taktik dan mental para pemainnya.
"Kami harus bekerja berdasarkan aspek tampil. Kami bekerja kurang maksimal pada aspek itu. Kami harus intropeksi diri," pungkas mantan pelatih tim national Italia tersebut. (BolaSkor)