Raheem Sterling Akhiri Mimpi Buruk di Stamford Bridge: Dulu Dibeli Mahal, Kini Dilepas Secara Cuma-Cuma
Kamis, 29 Januari 2026 -
Merahputih.com - Matahari tampak tenggelam lebih cepat bagi karier Raheem Sterling di London Barat saat manajemen Chelsea resmi mengumumkan pemutusan kontrak pada Rabu (28/1) malam WIB.
Setelah terasing dari skuat utama selama berbulan-bulan di pusat latihan Cobham, pemain 31 tahun akhirnya menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal guna mencari pelabuhan baru di sisa jendela transfer Januari.
Langkah drastis ini mengakhiri masa bakti tiga setengah musim yang penuh gejolak sejak kedatangannya dari Manchester City pada 2022 silam.
Baca juga:
"Hari ini, Raheem Sterling resmi meninggalkan Chelsea dengan kesepakatan bersama," tulis pernyataan resmi klub.
Manajemen The Blues turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemain yang mencatatkan 19 gol dari 81 penampilan tersebut dan mendoakan kesuksesan kariernya di masa depan.
Terdepak dari Rencana Besar Enzo Maresca
Nasib buruk Sterling bermula saat manajer sebelumnya, Enzo Maresca, secara terbuka menyatakan bahwa winger lincah ini tidak masuk dalam rencana taktis tim.
Sejak Mei 2024, Sterling kehilangan menit bermain kompetitif dan sempat menjalani masa pinjaman yang kurang impresif di Arsenal.
Kegagalan mendapatkan klub baru pada musim panas lalu memaksa pemilik 13 trofi mayor ini berlatih terpisah dari tim utama bersama kelompok pemain yang dianggap surplus.
Laporan dari ESPN menyebutkan bahwa klub-klub besar seperti Juventus dan Bayer Leverkusen sempat memantau situasi sang pemain.
Meskipun sempat ada ketertarikan dari Fulham, kesepakatan urung terjadi hingga akhirnya status bebas transfer menjadi jalan tengah terbaik bagi kedua belah pihak.
Ambisi Bertahan di London Meski Karier Meredup
Sejak didatangkan dengan mahar 47,5 juta poundsterling pada era Thomas Tuchel, Sterling telah melewati masa transisi kepemimpinan di Chelsea mulai dari Graham Potter hingga Mauricio Pochettino.
Sayangnya, performa tim yang sempat terlempar ke posisi 12 klasemen turut memengaruhi stabilitas performanya di lapangan.
Baca juga:
Qarabag Sulit Dikalahkan, Pelatih Liverpool Ambil Contoh Laga Kontra Chelsea
Kini, dengan status tanpa klub, Sterling dikabarkan tetap memprioritaskan tim-tim asal London sebagai destinasi berikutnya.
Namun, pemain didikan akademi Liverpool ini tetap membuka diri terhadap tawaran dari luar Inggris demi menyelamatkan karier profesionalnya yang sempat membeku di Stamford Bridge.