Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

BMKG Catat Hampir Separuh Wilayah Indonesia Resmi Masuk Puncak Musim Kemarau Ekstrem

Angga Yudha Pratama - 2 jam, 15 menit lalu

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi perluasan wilayah terdampak kemarau seiring masuknya Indonesia ke dalam fase puncak musim kemarau Juli 2026.

Data BMKG menunjukkan bahwa 48,9 persen wilayah Indonesia atau setara 342 Zona Musim (ZOM) telah resmi memulai masa kering. Angka tersebut melesat 11,3 persen lebih banyak daripada catatan dasarian sebelumnya.

Baca juga:

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Akan Cerah hingga Berawan Tebal, Senin, 13 Juli 2026

Ancaman Hari Tanpa Hujan dan Dominasi El Nino

Kondisi atmosfer tanah air kian memprihatinkan akibat lonjakan drastis area terdampak Hari Tanpa Hujan (HTH).

Pemantauan pos hujan mendeteksi ancaman kekeringan meteorologis yang berpotensi memicu krisis air bersih dan kegagalan panen sektor pertanian. Fenomena alam di Samudra Pasifik turut memperparah ketiadaan pasokan air dari langit.

Rincian data klimatologi hasil pengamatan satelit dan stasiun BMKG seluruh Indonesia:

Analisis citra satelit cuaca terkini memvalidasi keberadaan massa udara kering dari bagian selatan Indonesia, tepatnya sekitar Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Pergerakan atmosfer ini menghambat pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan. Wilayah Indonesia bagian selatan meliputi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi area paling terdampak pasokan udara kering ini.

Prakiraan Cuaca Nasional Periode 14 – 16 Juli 2026

Kondisi cuaca secara umum di wilayah Indonesia akan didominasi oleh langit cerah berawan hingga potensi hujan intensitas ringan. Namun, dinamika atmosfer lokal memicu anomali cuaca berupa pertumbuhan awan hujan masif di wilayah timur Nusantara.

“Perlu kewaspadaan terhadap potensi peningkatan hujan intensitas sedang di Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua,” tulis BMKG dalam keterangan resmi mengenai prediksi cuaca mingguan.

Baca juga:

Prakiraan Cuaca BMKG 12 Juli 2026, Ini Daftar Wilayah Terancam Hujan Lebat

Selain potensi hujan lebat di tanah Papua, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi bencana hidrometeorologi lain.

Sektor kepulauan Maluku wajib mengantisipasi ancaman angin kencang sepanjang periode pertengahan Juli ini. Warga diimbau memangkas dahan pohon rimbun serta memperkuat struktur atap bangunan guna menghindari dampak kerugian materiil.

Baca Artikel Asli