MerahPutih.com - Kereta Api ( KA) Lodaya relasi Solobalapan - Stasiun Bandung menabrak sebuah truk diperlintasan sebidang Balecatur, Gamping Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto mengatakan, kecelakaan ini menyebabkan lokomotif KA mengalami kerusakan cukup parah.
Baca Juga:
Kronologi KA Lodaya Tabrak Truk di Yogyakarta
"Roda truk menyangkut di lokomotif dan menyebabkan kerusakan sarana, prasarana. Lokomotif KA Lodaya terpaksa harus diganti dan enam perjalanan KA mengalami kelambatan," beber Supriyanto melalui keterangan pers di Yogyakarta, Selasa (26/4).
Supriyanto menambahkan, pihaknya akan mengusut kejadian ini untuk penindakan lebih lanjut terhadap pihak yang bertanggungjawab. Keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab bersama.
"Aturannya sudah jelas dalam UU 23 tahun 2007 atau dalam PM Kemenhub No 94 Tahun 2018. Untuk itu, semua pihak harus bersama-sama berperan aktif meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang termasuk masyarakat pengguna jalan," tutup Supriyanto.
- Keenam kereta yang mengalami kelambatan adalah :
- KA Lodaya relasi Solobalapan - Bandung, lambat 133 menit
- KA Gajayana relasi Solobalapan - Gambir, lambat 28 menit
- KA Kertanegara relasi Purwokerto - Malang, lambat 11 menit
- KA Argo Dwipangga relasi Solobalapan - Gambir, lambat 15 menit
- KA Talsaka relasi Yogyakarta - Gambir, lambat 8 menit
- KA Kahuripan relasi Kiaracondong - Blitar, lambat 8 menit.
Sebelumnya, Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Iwan Eka Putra mengatakan, beberapa titik kerawanan sudah dilakukan penutupan dan beroperasinya dua underpass, termasuk beberapa perlintasan KA segera ditutup.
"Mudah-mudahan angkutan Lebaran 2022 berjalan lancar," katanya.
Tercatat, jumlah kedatangan penumpang terutama dari arah barat atau Jakarta mulai ada sedikit peningkatan. Dari 260 ribu tempat duduk yang tersedia, baru 60 persen tiket yang terjual.
PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyiapkan tujuh KA tambahan baik berangkat dari Stasiun Solo Balapan, Stasiun Lempuyangan, dan Stasiun Tugu Yogyakarta.
"Peningkatan jumlah keberangkatan dari Stasiun Tugu Yogyakarta terjadi setelah H+1 Lebaran 2022," katanya. (Patricia Vicka/ Yogyakarta)
Baca Juga:
Pemerintah Pastikan Kesiapan Infrastruktur Arus Mudik Lebaran 2022