MerahPutih.com - Dari rumah semi permanen di Desa Bonra, Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), lahirlah sejarah baru.
Ismi Ulfaida, remaja 16 tahun anak buruh tani, resmi menembus panggung nasional sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026.
Siswi yang akrab disapa Ismi itu menjadi satu-satunya murid Sekolah Rakyat yang lolos hingga tingkat pusat, mengalahkan lebih dari 119 ribu pendaftar.
Baca juga:
Pengukuhan Paskibraka Dilakukan Pada 15 Agustus 2026 di Istana Kepresidenan
Perjuangan Anak Buruh Tani ke Istana
Ismi, putri pasangan Rahman dan Suburia, tak pernah membayangkan bisa berdiri di barisan Paskibraka.
Hidup sederhana bersama orangtua dan empat saudaranya di rumah 74 meter persegi, dia baru mengenal baris-berbaris melalui ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 22 Polewali Mandar.
Ini baru pertama kalinya saya menjadi Paskibra,
Ismi Ulfaida, satu-satunya anggota Paskibraka 2026 dari Sekolah Rakyat
Dukungan sekolah menjadi kunci. Selain mendaftarkan Ismi, pihak SRT 22 memberikan bimbingan Wawasan Kebangsaan, Intelegensia Umum, hingga pengayaan kesenian. Latihan intensif baris-berbaris pun rutin digelar.
Baca juga:
BPIP Pastikan Tak Ada Diskriminasi Seleksi Paskibraka di Sulsel
Sosok Motivasi Ismi Masuk Paskibra
Motivasi Ismi tumbuh saat melihat Bianca Alessia Christabella Lantang, pembawa baki Paskibraka Nasional 2025 asal Sulawesi Utara.
Meski hanya melihat Bianca lewat media sosial, Ismi sangat termotivasi dan ingin berprestasi seperti Bianca.
Tahun ini, impiannya itu pun terwujud bakal menjadi bagian dari tim Paskibraka 2026 yang tampil di Istana Negara di hari HUT ke-81 RI.
Untuk teman-teman di luar sana, tetap semangat ya. Jangan putus asa, jangan mudah menyerah (mengejar dan mewujudkan impian),
Ismi Ulfaida, satu-satunya anggota Paskibraka 2026 dari Sekolah Rakyat
Seleksi Ketat dan Masa Karantina di Jakarta

Calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025 berlatih di Taman Rekreasi Wiladatika, Depok, Jawa Barat, Senin (11/8/2025). ANTARA/Fath Putra Mulya
Seleksi ketat BPIP Ismi jalani dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Tes administrasi, TWK, TIU, kesamaptaan, psikotes, hingga tes kepribadian berhasil dilewati.
Dari 170 siswa Sekolah Rakyat yang mendaftar, hanya Ismi yang lolos ke tingkat nasional. Sejak 14 Juli 2026, Ismi ditempa dalam Pembinaan dan Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Pusat.
Rutinitasnya penuh disiplin selama mengikuti masa pembinaan dan pelatihan di Ibu Kota Jakarta. Mulai dari bangun pagi, olahraga, latihan hingga sore, lalu materi kebangsaan sebelum istirahat.
Latihan kedisiplinan di Sekolah Rakyat menempanya sehingga Ismi tak merasa kesulitan beradaptasi selama masa karantina Tim Paskibraka 2026.
Baca juga:
Semarak Kemerdekaan, Landmark HUT ke-81 RI Hiasi Kawasan Bundaran HI Jakarta
Memendam Kerinduan Demi Kebanggaan Orangtua dan Sekolah
Meski begitu, dikutip dari Antara, Minggu (16/8), Ismi mengaku sempat merasa sedih karena terpisah begitu jauh dari orang tuanya selam menjalani massa di Jakarta.
Namun, dia yakin rasa rindu itu akan terbayar lunas menjadi kebanggaan orangtuanya ketika dirinya sukses menjalankan tugasnya sebagai Paskibraka di Istana Negara tanggal 17 Agustus mendatang.
Mama, Papa, sehat-sehat ya di sana, tunggu Ismi pulang,
Ismi Ulfaida, satu-satunya anggota Paskibraka 2026 dari Sekolah Rakyat
“Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membanggakan orangtua dan sekolah,” tandas Ismi.
Baca juga:
5 Ide Lomba 17 Agustus yang Kreatif dan Seru, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah!
Profil Ismi Ulfaida, Satu-satu Murid Sekolah Rakyat di Tim Paskibraka 2026
-
Ismi Ulfaida, 16 tahun, asal Polewali Mandar, Sulbar.
-
Anak buruh tani, rumah semi permanen 74 m².
-
Satu-satunya murid Sekolah Rakyat lolos Paskibraka Nasional 2026.
-
Seleksi ketat BPIP: administrasi, TWK, TIU, kesamaptaan, psikotes.
-
119.441 pendaftar, hanya 76 terpilih mewakili 38 provinsi.
-
Dukungan penuh SRT 22 Polewali Mandar.
-
Motivasi dari Bianca Alessia Christabella Lantang (Paskibraka 2025).
-
Karantina dan pelatihan sejak 14 Juli 2026 di Jakarta.
(*)